TOPIK TERPOPULER

Daging Asal India Dijual di Pasar Gowa, Kadis Peternakan Imbau Warga Tak Risau

Herni Amir
Daging Asal India Dijual di Pasar Gowa, Kadis Peternakan Imbau Warga Tak Risau
Rombongan Dinas Peternakan Gowa meninjau penjualan daging di salah satu pasar baru-baru ini. Foto: SINDOnews/Herni Amir

GOWA - Kepala Dinas (Kadis) Peternakan Kabupaten Gowa, Suhriati mengimbau warga tak risau terhadap daging kerbau impor asal India yang dijual di Pasar Sentral Sungguminasa.

Menurut Kadis, daging impor di Kabupaten Gowa sudah ada sejak lama, jauh sebelum Covid-19 melanda dunia. Ia mengatakan, daging impor asal India menjadi pilihan sebagian warga lantaran harganya yang lebih murah dibanding daging lokal.

Baca juga: Soal Impor Daging Kerbau India, Buwas Berseberangan dengan Kemenko Perekonomian

Kendati demikian, Suhriati menekankan bahwa jumlah daging impor tidak pernah melebihi stok daging lokal di pasaran. Khusus di Gowa, produksi daging lokal mencapai 78,750 Kg, sedangkan kebutuhan masyarakat hanya 43,690 kg.

"Sementara daging impor hanya sebagai penunjang pilihan jenis daging di pasaran. Hal tersebut juga terjadi di sejumlah pasar tradisional maupun modern di Indonesia," ujarnya, Jumat (7/5).



Suhriati menjamin daging impor yang ada legal, mengingat yang melakukan impor langsung adalah Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog).

Baca juga: Permintaan Daging Sapi Asal Australia Kian Meningkat Saat Ramadan

Salah seorang pengunjung, Prili mengatakan, keberadaan daging impor ini menjadi salah satu pilihan. Sebab harganya lebih murah. Menurutnya, harga daging impor bisa diperoleh Rp50.000 sampai Rp75.000 per kg. Sementara daging lokal Rp110.000 per kg.

"Lumayan selisihnya selisih jauh. Tapi saya masih tetap pilih yang lokal saja. Lebih nyaman lah untuk keluarga kami," ujarnya, (7/5/2021).



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!