alexametrics
TOPIK TERPOPULER

PSBB Makassar Berakhir, Dapur Lapangan TNI-Polri Tetap Beroperasi

Faisal Mustafa
PSBB Makassar Berakhir, Dapur Lapangan TNI-Polri Tetap Beroperasi
Pangdam Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka berbincang dengan warga terdampak corona. Foto/Istimewa

MAKASSAR - Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka, memastikan dapur lapangan Kodam Hasanuddin dan Polda Sulsel tetap melayani warga yang terdampak virus corona alias covid-19, meski pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di Makassar berakhir hari ini, Jumat (22/5/2020). Tiap hari dapur lapangan TNI-Polri ini mengolah bahanmakanan sebanyak 4.000 boks.

"Untuk dapur umum terus berjalan sampai pandemi covid-19 ini berakhir. Tujuannya membantu warga kita yang tidak tersentuh Jaring Pengamanan Sosial (JPS) karena ini basisnya berbeda maka kita sentuh mereka dengan dapur lapangan," jelas Sumangerukka saat memberikan tali asih kepada warga terdampak corona di Baruga Setia Hingga Akhir Makodam Hasanuddin, Jum'at (22/5/2020).

Baca Juga: 250 Warga Ikut Rapid Test di Makodim Makassar, Hasilnya 7 Reaktif Corona



Sumangerukka yang juga Ketua I Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel menjelaskan ribuan kotak makanan tersebut disalurkan ke rumah-rumah warga miskin yang terdampak pandemi corona.

Sumangerukka sendiri mengaku persoalan PSBB merupakan kewenangan daerah. Pihaknya tidak mencampuri hal tersebut. "Kita sebagai gugus tugas hanya membantu dan mengambil langkah-langkah selanjutnya semua tergantung penilaian kepala daerah dilanjutkan apa tidaknya. Adapun gugus tugas hanya memberikan saran serta mendukung kepada pemerintah," ujar dia.

Terkait pembatasan daerah zona merah ke zona hijau di perbatasan, lanjut Sumangerukka, pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya seperti dinas perhubungan, yang dibantu TNI-Polri terkait pola pengamanan sampai pencegahan covid-19.

Baca Juga: Perangi Corona, Istri Tentara Buatkan Jamu dan Ribuan Masker

Selain itu, Pangdam Hasanuddin juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudik serta melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah. Langkah itu akan sangat membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran corona.

"Untuk itu diimbau agar masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah, jaga jarak (physical distancing), perilaku hidup sehat, sering mencuci tangan dengan sabun/handsanitizer dan menggunakan masker dalam beraktivitas," tutup dia.



(tri)

preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak