alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemkab Luwu Ekspose Rencana Pinjaman Rp187 Miliar di Depan Dewan

Chaeruddin
Pemkab Luwu Ekspose Rencana Pinjaman Rp187 Miliar di Depan Dewan
Ekspose Pemkab Luwu terkait pinjaman daerah sebesar Rp187,600 miliar dihadapan anggota DPRD Luwu di ruang musyawarah, Senin (27/01/2020). Foto : SINDOnews/Chaeruddin

LUWU - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Litbang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu kembali melakukan ekspose rancana pinjaman daerah ke PT. SMI (Sarana Multi Infrastruktur) Persero, sebesar Rp187,600 miliar, di hadapan anggota DPRD Luwu, Senin (27/01/2020).

Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi, mengatakan meski rencana pinjaman sudah tidak memungkinkan lagi masuk pada APBD 2020, namun pihaknya tetap mengupayakan agar bisa diakomodir pada APBD perubahan ataupun APBD tahun 2021.

Sebab menurut Rudi, anggaran pinjaman tersebut sangat dibutuhkan untuk membiayai 10 item kegiatan nanti. Adapun ke 10 item tersebut, diantaranya untuk program pembangunan jembatan Pelengkung beton ruas pelabuhan Belopa-TPI Ulo-ulo sebesar Rp75 miliar.



Pembangunan jalan beton ruas Rante Balla-Beunma-Pantilang sebesar Rp30 miliar sepanjang 20 kilometer dengan lebar jalan 5 meter, pembangunan jalan beton ruas Ilan Baru Uru-Lempe Pasang sebesar Rp15 miliar sepanjang 7,5 kilometer, pembangunan jalan aspal ruas Rante Alang-Muhajirin sebesar Rp6 miliar sepanjang 3 kilometer, pembangunan jalan beton ruas Bonelemo Barat-Balutan sebesar Rp16 miliar sepanjang 8 kilometer.

Selanjutnya pengaspalan jalan ruas Rante Damai-Lamasi Pantai sebesar Rp8 miliar sepanjang 5,3 kilometer, pembangunan jalan aspal ruas Parekaju-Tampumia sebesar Rp12,250 miliar sepanjang 7 kilometer, pembangunan jalan beton ruas Binturu-Bukit Sutra sebesar Rp7,665 miliar sepanjang 4,38 kilometer, pembangunan jalan aspal ruang Cilallang-Sumabu sebesar Rp10 miliar panjang 5,7 kilometer,serta pengaspalan jalan ruas Lamasi-To'lemo sebesar Rp7 miliar sepanjang 4,6 kilometer.

"Kami paparkan seperti apa proses pinjaman ini, dasar hukum dan memaparkan item pekerjaan apa saja yang akan dikerjakan nanti ketika rencana ini disetujui," jelas Rudi.

Dalam kesempatan ini, Rudi juga menjelaskan alur pinjaman daerah yang harus diawali dengan persetujuan DPRD sebelum melangkah ke proses selanjutnya seperti konsultasi dengan Kemendagri, tanda tangan perjanjian, pencairan dan pengembalian pokok.

Senada, Bupati Luwu, Basmin Mattayang, menambahkan pinjaman ini tujuannya adalah untuk mempercepat akselarasi pembangunan yang tentu dipahami bersama antara eksekutif dan legislatif tentu satu arah pemikirannya.

"Kita satu konsep dan tujuan serta satu janji ke masyarakat bahwa pembangunan lima tahun kedepan harus kita percepat. Satu hal yang kita syukuri tidak semua Bupati yang mengajukan permohonan ke PT SMI diberi respon. Alhamdulillah Pemkab Luwu mendapat kepercayaan untuk diberi pinjaman oleh PT. SMI Persero dalam jangka empat tahun kedepan," tukasnya.



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook