TOPIK TERPOPULER

Pemkot Makassar Tegur 7 Perusahaan Lantaran Telat Cairkan THR

Vivi Riski Indriani
Pemkot Makassar Tegur 7 Perusahaan Lantaran Telat Cairkan THR
Ilustrasi. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memberikan teguran pada tujuh perusahaan lantaran belum memberikan tunjangan hari raya (THR) ke karyawannya. Jika tidak segera diindahkan maka pihak Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Makassar tidak segan-segan memberikan sanksi tegas.

Jelang lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, Disnaker Makassar terus memantau proges pencairan THR. Tim dibentuk langsung untuk memastikan perusahaan menunaikan hak karyawan.

Baca juga: Pencairan THR Capai Rp16,28 Triliun, Segini yang Diterima PNS

Kepala Disnaker Makassar, Andi Irwan Bangsawan menyebutkan sudah tujuh perusahaan kena teguran lantaran tak mencairkan THR.

"Tetapi, kami sudah koordinasi dengan perusahaan bersangkutan dan berjanji akan segera mencairkan. Dan, yang dilaporkan itu semua perusahaan besar," kata Irwan, Senin (10/5).



Dia mengungkapkan hingga kini timnya terus turun di beberapa perusahaan untuk memastikan proses pencairan bisa dilakukan. Irwan menegaskan, THR wajib dicairkan secara penuh. Tidak ada alasan penundaan.

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Makassar juga telah membuka posko aduan. Sosialisasi juga telah dijalankan. Pihaknya telah mendatangi langsung beberapa perusahaan.

Baca juga: DPR Minta Pemerintah Proaktif Soal Banyak Perusahaan Belum Bayar THR

"Jadi kita sudah melakukan sosialisasikan dengan mendatangi perusahaannya. Ada beberapa perusahaan yang kita jadikan sampel, yang mewakili representasi perusahaan di Makassar," ujarnya.

Proses sosialisasi berlangsung di pengujung April lalu. "Jadi tidak ada lagi alasan perusahaan untuk tidak beri THR," jelas dia.



Posko aduan kata Irwan, terbuka untuk semua laporan. Pihaknya juga mengungkapkan sanksi telah disiapkan kepada para pelanggar.

"Dari sanksi administrasi hingga pembekuan izin usaha. Itu jelas dan tertera semua. Dan, pemerintah pusat serius akan hal ini," katanya.

Baca juga: Mulai dari Perusahaan Konstruksi, Bank, hingga Migas Dilaporkan Soal THR

Selain itu para pelanggar, juga akan diberi sanksi tak bisa mengembangkan usaha bisnis. Jika mereka memiliki rencana melakukan ekspansi namun bersoal dengan THR karyawan, maka rencana itu harus dihentikan. "Sampai benar-benar hak karyawan diberikan," ungkap Irwan.

Irwan juga memastikan akan melakukan pengecekan di perusahaan saat jelang hari raya. "Pengecekan kita prioritaskan kepada laporan yang masuk. Jadi kita cek lagi dan pastikan semua THR disalurkan," paparnya.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!