alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Warga Sulawesi Selatan Diimbau Tidak Mudah Terprovokasi

Faisal Mustafa
Warga Sulawesi Selatan Diimbau Tidak Mudah Terprovokasi
Seluruh masyarakat Sulawesi Selatan diimbau tidak terprovokasi terhadap rumor perusakan rumah ibadah di Perum Griya Agape, Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Sulawesi Utara (Sulut). Foto : Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Seluruh masyarakat Sulawesi Selatan diimbau tidak terprovokasi terhadap rumor perusakan rumah ibadah di Perum Griya Agape, Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Sulawesi Utara (Sulut).

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo mengatakan lokasi yang rusak bukanlah rumah ibadah, melainkan tempat berkumpul warga di wilayah tersebut.

"Terkait adanya anggapan dari ormas dan sejumlah aktivis di Kota Makassar bahwa telah terjadi penyerangan atau perusakan. Lokasi yang dimaksud bukanlah tempat ibadah melainkan tempat pertemuan umum," kata Mantan Kabid Humas Polda Sultra itu.



Dia menjelaskan sejauh ini Polda Sulut dan Polres Minut telah membentuk tim gabungan untuk penyelidikan terkait pengrusakan balai pertemuan tersebut. Aparat kepolisian lanjut Ibrahim, juga telah mengamankan orang-orang yang diduga sebagai provakator terjadinya pengrusakan.

Hanya saja, Ibrahim enggan menyebutkan secara rinci jumlah orang terduga provokator yang ditangkap.

"Kami harapkan masyarakat di Sulsel tidak terlalu menanggapi isu ini secara berlebihan karena hanya akan memperkeruh suasana kamtibmas. Dan percayakan proses hukum kepada pihak kepolisian," pinta Ibrahim.

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, kondisi di Minahasa Utara telah berangsur kondusif. Masyarakat telah beraktifitas kembali sebagaimana biasanya. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sulut hingga tokoh-tokoh masyarakat lain bahkan telah bermusyawarah untuk proses kondusifitas di sana.

Sejumlah permintaan bahkan telah sama-sama disepakati dalam musyawarah tersebut. Di antaranya, perbaikan balai pertemuan hingga pengurusan surat izin pendirian musala. "Saat ini Polisi di sana sudah lakukan pengamanan, suasana sudah kembali kondusif," pungkas Ibrahim.



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook