alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Partisipasi Pemilih di Pilkada Bulukumba Diharap Capai 90 Persen

Eky Hendrawan
Partisipasi Pemilih di Pilkada Bulukumba Diharap Capai 90 Persen
KPU Bulukumba sudah menggelar launching Pilkada Bulukumba 2020, Rabu (5/2/2020) kemarin. Foto/SINDOnews/Ekky Hendrawan

BULUKUMBA - Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, mengharapkan partisipasi pemilih pada pilkada 2020 di daerahnya bisa meningkat hingga 90 persen. Bila penyelenggara terus gencar mensosialisasikan hajatan ini, target itu diyakininya dapat terealisasi. Toh, pengalaman saat pilkades, rata-rata partisipasi pemilih mencapai 90 persen.

“Pengalaman pada pilkades sebelumnya, rata-rata partisipasi pemilih mencapai 90 persen. Ya kita berharap pilkada 2020 partisipasi pemilihnya juga bisa meningkat mencapai 90 persen,” kata Bupati Sukri, Kamis (6/2/2020).

Tahapan Pilkada Bulukumba sendiri semakin mendekati puncak. Diketahui KPU Bulukumba sudah menggelar launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba Tahun 2020 di Hotel Agri Bulukumba, Rabu (5/2/2020) kemarin. Puncaknya, pesta demokrasi itu digelar September mendatang.



Bupati Sukri mengingatkan KPU dan Bawaslu Bulukumba selaku penyelenggara mampu menjadi 'wasit' yang baik. Termasuk kepada para PPK untuk tidak malah menjadi tim sukses calon. "Saya minta para PPK jangan menjadi tim sukses, jangan mau menerima sogokan karena itu akan merugikanmu,” imbuhnya.

Ketua KPU Bulukumba, Kaharuddin, mengungkapkan tema pesta demokrasi tahun ini di daerahnya yakni Pilkada yang Damai, Berbudaya dan Bermartabat. Pihaknya sudah menggelar launching sebagai bukti komitmen untuk mengawal bersama tahapan pelaksanaan pilkada.

“Tema ini menjadi harapan kita bersama agar Pilkada 2020 tidak berada dalam zona merah, dan mudahan tetap masuk di zona hijau sebagaimana pada pemilu 2019 yang lalu,” ujar dia.

Dalam mengawal tahapan pilkada, KPU ditegaskannya memegang teguh prinsip netralitas sebagai penyelenggara. KPU harus senantiasa menjunjung tinggi kemandirian, kejujuran, dan keadilan dalam melakukan pelayanan. “Dalam bekerja juga harus berkepastian hukum, dimana semua keputusan memiliki landasan hukum yang telah ditetapkan," tandasnya.



(tyk)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook