TOPIK TERPOPULER

KPK Supervisi Kasus RS Batua, Polda: Kita Masih Sanggup Tangani

Faisal Mustafa
KPK Supervisi Kasus RS Batua, Polda: Kita Masih Sanggup Tangani
RS Batua. Foto: SINDOnews/Dok

MAKASSAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertandang ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (8/6). Kunjungan ini berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Batua, Makassar.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan membenarkan ihwal kunjungan petugas lembaga antirasuah itu. Menurut dia, kedatangan KPK untuk menilik sejauh mana perkembangan kasus dugaan kasus korupsi RS Batua, Makassar.

Baca juga: Kerugian Negara dan Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi RS Batua Diekspose Juni

Walau begitu, dia belum mau membeberkan hasil pertemuan tersebut. Zulpan mengarahkan untuk mengonfirmasi Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Widoni Ferdi.

"Iya betul, belum bisa saya sampaikan sekarang yah (hasil pertemuannya dan pembahasannya). Coba tanya pak Dir (Dirkrimsus) aja," ungkapnya kepada SINDOnews.

Namun, upaya konfirmasi kepada Dirkrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Widoni Fedri belum berhasil.

Sementara itu Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Fadli menerangkan, kunjungan KPK merupakan supervisi kasus RS Batua. Namun dia bilang, tujuannya ke Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan (BPK) Sulsel.

Baca juga: ACC Desak BPK Keluarkan Hasil Audit Kasus RS Batua

"Mereka ke BPKP Sulsel, tujuannya ke BPKP menanyakan hasil perhitungan (kerugian negara). Belum keluar hasilnya, itu yang ditanyakan (KPK) apakah ada yang belum dipenuhi atau apa (sehingga belum keluar)," ungkap Fadli.

Disinggung mengenai KPK bakal mengambil alih kasus RS Batua setelah supervisi tersebut, Fadli menampik. "Yah nggak lah saya masih sanggup," jelas perwira Polri menengah satu bunga ini.

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!