TOPIK TERPOPULER

Kemenkes Survei Keberhasilan Pemberian Obat Cacingan di Soppeng

M Reza Pahlevi
Kemenkes Survei Keberhasilan Pemberian Obat Cacingan di Soppeng
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melakukan survei penilaian prevalensi cacingan, Rabu (9/6). Foto: Humas Pemkab Soppeng

SOPPENG - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melakukan survei penilaian prevalensi cacingan usai pemberian obat pencegahan massal (POPM) cacingan, Rabu (9/6/2021). Survei melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel.

Subdit Filariasis dan Kecacingan Dirjen P2PTVZ Kemenkes RI, dr Lusy Luviana mengatakan, POPM cacingan secara massal kepada anak telah dilakukan.

Baca juga: LBM Eijkman Puji Laboratorium Kesehatan Milik Pemkab Soppeng

Obat cacing diberikan pada anak sekali setahun selama 6 tahun berturut-turut. Oleh karena itu, Kemenkes kembali mengukur keberhasilan program ini. Pengujiannya dilakukan Labkesda Soppeng.

"Kami sangat bersyukur karena kehadiran Labkesda Soppeng sehingga termanfaatkan. Sarana yang ada di labkesda untuk Covid bisa dimanfaatkan juga untuk pemeriksaan lab yang lain," ujarnya.



Baca juga: Kerukunan Keluarga Soppeng Gelar Silaturahmi Virtual

Menurut dr Lusy, kegiatan ini merupakan evaluasi hasil pemberian obat cacing yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2015 di Kabupaten Soppeng. Dia berharap, survei menunjukkan hasil positif.

"Untuk pengobatanya anak yang berumur 1 tahun sampai anak SD, atau yang rata-rata 12 tahun. Secara keseluruhan, obatnya langsung dari Kementerian Kesehatan yang kita drop ke setiap kabupaten, kegiatan hari ini juga sangat terbantu dengan adanya Labkesda di Kabupaten Soppeng di mana sangat memudahkan kerja teman-teman melakukan survei," tandasnya.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!