alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Diduga Berkomplot, Polisi Amankan Istri Spesialis Maling HP di Masjid

iNews.id
Diduga Berkomplot, Polisi Amankan Istri Spesialis Maling HP di Masjid
Polisi mengamankan istri maling HP karena diduga terlibat aksi pencurian. (Foto: iNews/M Nur Bone).

MAKASSAR - Polisi mengamankan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang merupakan istri terduga spesialis maling handphone (HP) di Kota Makassar. IRT berinisial RN diciduk polisi lantaran diduga berkomplot dan membantu suaminya dalam melakukan tindak pidana. Adapun pelaku utama kabur saat aparat melakukan penggerebekan di rumah pelaku, belum lama ini.

Identitas pelaku memang sudah diketahui polisi karena merupakan seorang residivis pencuri spesialis di dalam masjid. Aksi terakhirnya terekam CCTV di sebuah masjid di wilayah Kecamatan Rappocini. Pelaku mencuri ponsel milik jemaah yang sedang tertidur pulas, lalu kabur dengan mengendarai sepeda motor.

Istri pelaku diamankan karena selama ini selalu membantu pelaku meng-install ulang ponsel-ponsel hasil curian sang suami. Dia juga mendapat upah Rp50.000-Rp100.000 atas hasil kerjanya tersebut.



"Sudah tiga kali saya betulkan ponsel dari dia (pelaku)," kata istri pelaku, RN (45), di Mapolsek Rappocini, Kota Makassar, Sulsel, Kamis (14/2/2020).

Dia mengaku usai membantu memperbaiki sistem ponsel tersebut, barang-barang curian itupun diserahkan kembali ke sang suami. Pelaku lah yang kemudian menjualnya ke penadah. "Saya tidak pegang ponselnya. Dia ambil lagi, langsung dijual," ujarnya.

RN mengatakan selama ini telah dibohongi oleh suaminya. Dia sama sekali tidak tahu kalau ponsel yang dia perbaiki itu merupakan barang curian. Sebab, sang suami mengaku, barang itu milik teman yang ingin meng-install ulang ponselnya karena mulai error.

Meski begitu, RN tetap akan menjalani pemeriksaan polisi. Sebab dia diduga terlibat dalam kasus pencurian yang dilakukan sang suami. Sedangkan pelaku sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buronan polisi.



(tyk)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook