alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kronologi Oknum Sales Cabuli-Aniaya Bocah SD di Sidrap hingga Tewas

iNews.id
Kronologi Oknum Sales Cabuli-Aniaya Bocah SD di Sidrap hingga Tewas
Oknum sales mencabuli dan menganiaya seorang bocah SD di Sidrap hingga tewas. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

SIDRAP - Kasus dugaan pencabulan dan penganiayaan yang menewaskan bocah SD berinisial AV (8) membuat geger warga Kampung Kamirie, Kabupaten Sidrap, Kecamatan Watangpulu, Sulsel. Insiden tragis itu terjadi di toilet rumah korban dan dilakukan oleh oknum sales atau tenaga pemasaran bernama Aviors Christoper (19).

Tante korban, Herawati, menceritakan kronologis peristiwa nahas yang terjadi pada Rabu (12/2/2020) lalu. Kejadiannya bermula saat oknum sales itu datang menawarkan perabot rumah tangga ke rumah korban. Keluarga korban menerima oknum sales itu tapi menolak baik-baik tawaran pelaku soal produknya.

Herawati menyebut pelaku lantas meminta izin untuk ke toilet dan diantarkan oleh korban. "Waktu itu kakaknya dan ibu saya ini ada di atas (rumah panggung). Adiknya (korban) yang mengantar ke toilet," kata Herawati kepada wartawan.



Berselang beberapa saat, Herawati menyebut keluarga mulai curiga karena AV tidak kunjung kembali. Kakak korban lantas mengecek ke toilet. Saat itu, dia mendengar pelaku meminta untuk menyalakan air. Diduga saat itulah pelaku melancarkan aksi mencabuli dan menganiaya korban hingga tewas.

"Akhirnya ibu saya datang dan mencari korban. Tapi sama sekali tidak ada terdengar suara korban menyahut panggilan neneknya itu," ujar Herawati.

Belakangan, setelah kakak korban kembali mengecek ke toilet, ia mendapati korban sudah tidak bernyawa di bak mandi. Saat itu, pelaku juga sudah tidak ada alias kabur. Herawati menilai pelaku menjalankan aksinya dengan rapi lantaran tidak diketahui keluarga korban.

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benny Pornika, menyebut pelaku saat ini sudah ditangkap dan sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsek Watangpulu. "Pelaku mengakui semua perbuatanya yakni mencabuli korban berinisial AV hingga tewas," ujar dia.

Informasi yang dihimpun, pelaku merupakan oknum karyawan perusahaan perabotan rumah tangga yang berlokasi di wilayah Wattang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulsel. Kepada polisi, dia mengaku terpaksa menghabisi nyawa korban karena khawatir bocah tersebut menceritakan aksi bejat pelaku kepada keluarga.



(tyk)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook