alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

KPPU Ajak Bos Perusahaan Cegah Monopoli dan Persaingan Tidak Sehat

Marhawanti Sehe
KPPU Ajak Bos Perusahaan Cegah Monopoli dan Persaingan Tidak Sehat
KPPU mengajak pimpinan perusahaan ikut mencegah monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Foto/Ilustrasi/dok SINDOnews

MAKASSAR - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah VI Makassar mengajak para pimpinan atau bos perusahaan untuk melakukan pencegahan monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Upaya pencegahan pelanggaran Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tersebut merupakan bagian dari porgram kepatuhan KPPU yakni Competition Complience Program.

Kepala KPPU Wilayah VI Makassar, Hilman Pujana mengatakan pihaknya sudah menggelar eksecutive meeting yang menghadirkan para pimpinan perusahaan baik BUMN, BUMD, maupun perusahaan swasta yang ada di Sulsel, khususnya Kota Makassar.

"Di sini kan namanya KPPU punya program kepatuhan, namanya competition complience program jadi itu salah satu bentuk pencegahan KPPU. Pencegahan juga bagian dari prioritas yang dilakukan KPPU, salah satu pencegahan yang dilakukan adalah dengan program kepatuhan ini," kata Hilman.



Lebih lanjut, dia menjelaskan program kepatuhan ini dapat meminimalisir atau mencegah para pelaku usaha tidak berurusan atau tidak terkena pelanggaran persaingan usaha. Bentuk program ini adalah advokasi kepada para pimpinan perusahaan untuk membuat aturan internal yang bisa mencegah perusahaan melanggar nilai persaingan.

"Kita mengadvokasi pimpinan perusahaan, kan sebaiknya diberi petunjuk ke masing-masing perusahaan agar tidak salah. Misal staf atau manager, bukan pimpinan, yang dikirim ikut rapat asosiasi apa gitu, terus staf nya tidak ngerti apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, nanti malah berbahaya bagi perusahaan itu sendiri. Ternyata rapat itu ngomong soal harga, kesepakatan harga dan produksi," jelasnya.

Menurut Hilman, pelanggaran UU Nomor 5 Tahun 1999 terkait monopoli dan persaingan usaha tidak sehat selalu berpotensi terjadi. Sehingga, dia berharap Competition Complience Program ini mengedukasi perusahaan untuk membekali karyawannya dengan aturan jelas, baik hal yang boleh dilakukan maupun tidak boleh dilakukan dalam persaingan usaha.

Karena, menurut dia, kemungkinan terjadinya pelanggaran bisa saja karena ketidaktahuan terhadap aturan monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. "Makanya kami lakukan advokasi ini agar mereka jangan sampai melanggar, makanya kita pelaku usaha ini ayo bikin program di internal masing-masing agar tidak melanggar nilai persaingan," tutup Hilman.



(tyk)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook