TOPIK TERPOPULER

Gerindra Tak Menjamin Dukungan ke Paris di Pilkada Jeneponto 2024

Muhaimin Sunusi
Gerindra Tak Menjamin Dukungan ke Paris di Pilkada Jeneponto 2024
Ketua DPW Nasdem Sulsel Rusdi Masse bersama Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir melakukan salam komando. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Partai Gerindra berencana menarik jaminan dukungan dari Paris Yaris untuk pilkada Jeneponto 2024 mendatang. Itu setelah Wakil Bupati (Wabup) Jeneponto ini memilih meninggalkan Gerindra dan bergabung ke Nasdem.

Padahal, Gerindra sudah memberi garansi akan mengusung Paris di pilkada Jeneponto 2024. Selain sebagai kader, posisinya sebagai Wabup Jeneponto juga dinilai ideal untuk menang.

Baca juga: Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir Dikabarkan Gabung Nasdem

“Semua kan penentunya DPP, DPD hanya mengusul. Yang pastinya, kita (DPD) sudah tidak usulkan namanya Paris. Kemungkinannya begitu,” kata Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin saat dihubungi, Jumat kemarin.

Hanya saja, Wawan sapaannya mengatakan, semua kemungkinan masih bisa terjadi. Sebab menjelang pilkada 2024, kadang ada pembicaraan yang bisa mengubah konstalasi pertarungan.



“Nanti kita lihat, karena masih dinamis ini barang. Kan ke depannya ada pembicaraan-pembicaraan. Kalau memang dia memungkinkan menang, dan ada pembicaraan yang terkait dengan pembesaran Gerindra. Nanti kita lihat. Saya belum bisa berbicara lebih jauh terkait soal itu,” ujar Wawan sapaannya.

Baca juga: Gerindra Siap Usung Indar dan Paris di Pilkada Takalar dan Jeneponto

Diketahui, Paris merupakan mantan ketua DPC Gerindra Jeneponto. Saat memimpin, Partai Gerindra berhasil menambah kursi dari empat menjadi tujuh. Perolehan itu sekaligus membuat Gerindra mengunci kursi Ketua DPRD Jeneponto.

Sayangnya, Paris dipecat dari jabatan Ketua DPC Gerindra Jeneponto oleh DPP usai Pileg 2019. Dia kemudian ditarik ke DPD sebagai pengurus.

Wawan mengaku, kepindahan Paris ke Nasdem tak membuat Gerindra panik. Partainya sudah biasa memiliki kader yang berstatus kepala daerah dan pindah partai.



Baca Juga: Dapat Hadiah Motor dari Nasdem, Begini Ungkapan Bahagia Warga Makassar

"Patah satu, tumbuh 2.000. Gerindra itu partai kader, bukan partai tokoh. Maka kader yang kita jadikan tokoh, bukan tokoh yang kita jadikan kader," jelas Wakil Ketua DPRD Sulsel tersebut.

Diakui Wawan, Gerindra tak kekurangan kader di Jeneponto. Ada beberapa figur lain yang bisa didorong untuk bertarung di pilkada mendatang. “Masih banyak jagoan Gerindra yang akan muncul untuk 2024,” pungkasnya.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!