alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dua Titik Ini, PD Parkir Makassar Target Rp400 Juta Perbulan

Vivi Riski Indriani
Dua Titik Ini, PD Parkir Makassar Target Rp400 Juta Perbulan
PD Parkir Makassar menargetkan bisa meraup pendapatan Rp400 juta perbulan di dua titik parkir yakni yakni Jalan Boulevard dan Jalan Pengayoman. Foto: Istimewa.

MAKASSAR - Pendapatan PD Parkir Makassar Raya diharap tidak lagi terjun bebas. Pengelolaan sistem perparkiran dengan konsep pembayaran non tunai sementara ditata jajaran direksi baru.

Tahap awal, sistem ini akan diberlakukan di lima titik yakni Jalan Pengayoman, Jalan Boulevard, Jalan Sulawesi, Jalan Perintis Kemerdekaan (sekitar M-Tos), dan sepanjang Anjungan Pantai Losari.

Melalui sistem ini, pendapatan PD Parkir bisa meningkat tiga hingga empat kali lipat. Khusus di kawasan PT ASINDO yakni Jalan Boulevard dan Jalan Pengayoman pendapatan parkir bisa mencapai Rp400 juta lebih setiap bulannya.



Dirut PD Parkir Makassar Raya, Irham Syah Gaffar mengatakan, pendapatan parkir di kawasan itu saat ini hanya kurang lebih Rp4 juta per hari. Jika sistem ini berjalan optimal maka pendapatannya bisa meningkat hingga empat kali lipat.

"Sekarang itu Rp4 juta per hari, jadi dengan target segitu hitungannya sekitar Rp400 juta lebih," kata Irham.

Penerapan sistem baru ini sementara digenjot. PD Parkir masih menunggu alat handhell yang akan digunakan. Ada kurang lebih 1000 alat yang akan dihadirkan dan disebar di lima titik itu.

Sambil menunggu alat tersebut, PD Parkir saat ini mulai melakukan sosialisasi kepada para juru parkir (jukir) dan mendata titik-titik parkir. Sosialisasinya sudah berlangsung kurang lebih tiga hari.

"Kita sudah mulai melakukan sosialisasi kepada para jukir terkait bagaiamana pengunaan alat ini," ucapnya.

Meski beberapa kali PD Parkir menerapkan sistem online atau pembayaran non tunai, namun Irham menegaskan sistem ini berbeda dengan sistem terdahulu.

"Kit perketat pengawasan, kita juga akan menurunkan spanduk di semua titik parkir itu bahwa kita tidak menerima tunai tapi suda non tunai," terang Irham.

Dia pun berharap agar sistem ini sudah mulai diterapkan awal Maret mendatang. Alatnya juga sementara dikoneksikan dengan salah satu bank.

"Janjinya pihak ketiga akhir Fabruari sudah ada alatnya, jadi Insya Allah Maret sudah bisa dimulai," tuturnya.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook