TOPIK TERPOPULER

Pastikan Penerapan Prokes, Sosper DPRD Parepare Libatkan Dinkes dan Satpol PP

Darwiaty Dalle
Pastikan Penerapan Prokes, Sosper DPRD Parepare Libatkan Dinkes dan Satpol PP
pelaksanaan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) oleh Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare. Foto: Darwiaty Dalle

PAREPARE - Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) oleh Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, mulai digelar, dan rencananya akan dilaksanakan hingga pekan ini.

Dalam pelaksanaannya, Sosper DPRD melibatkan Dinas Kesehatan dan Dinas Satpol PP Parepare, agar disiplin protokol kesehatan (Prokes) tetap terpantau untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Hal itu dikemukakan Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) Parepare, Jumadi M, Minggu (13/06/2021). Selain itu, kata dia, Tim Gugus Tugas Covid-19 Parepare, juga ikut membantu pelaksanaan sosper. "Hal tersebut guna memastikan, sosper yang kita laksanakan sudah sesuai prokes, sehingga tidak terjadi kerumunan mengingat kegiatan melibatkan masyarakat," jelasnya.

Meski Parepare mampu mempertahankan status sebagai wilayah zona hijau dari kasus positif Covid-19, kata Jumadi, namun sosper harus tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga: 90% Sekolah di Kota Parepare Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka



"Dalam kegiatan ini nantinya saya harap kepada teman-teman agar senantiasa memperhatikan protokol kesehatan, siapkan cuci tangan dan cek suhu serta menjaga jarak, jangan sampai ada kerumunan," kata Jumadi.

Dia mengimbau agar staf yang bertugas juga dibatasi sehingga tidak terjadi kerumunan. "Staf hanya dua orang yang bertugas dan akan dibantu oleh tim gugus dalam hal ini Satpol dan Dinas kesehatan," lanjutnya.

Sementara Ketua DPRD Parepare, Andi Nurhatina Tipu saat membuka kegiatan sosper yang digelar di Cafe Warna Warni mengatakan, pandemi Covid-19 tidak boleh mengenyampingkan hal lainnya yang juga perlu mendapat perhatian serius.

Salah satunya, kata dia, terkait pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. "Inilah yang kita sosialisasikan terkait Perda Nomor 8 Tahun 2017 tentang pencegahan dan penaggulangan HIV dan AIDS," ujarnya.

Kegiatan melibatkan sekitar 100 peserta dari kalangan tokoh masyarakat, LPMK, sejumlah instansi terkait, konstituen dan masyarakat.



Baca Juga: Kemenparekraf Gelontorkan Rp60 Miliar untuk Pulihkan Sektor Pariwisata



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!