TOPIK TERPOPULER

Minimarket di Sudiang Dibakar Karyawan Sendiri, Pelaku Bawa Kabur Rp58 Juta

Faisal Mustafa
Minimarket di Sudiang Dibakar Karyawan Sendiri, Pelaku Bawa Kabur Rp58 Juta
Aparat kepolisian melakukan olah TKP supermarket yang terbakar di Sudiang, Kota Makassar 10 Juni lalu. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Penyidik Unit Reskrim Polsek Biringkanaya mengungkap penyebab kebakaran minimarket di Bumi Permata Sudiang, Kelurahan Sudiang, Kota Makassar, Kamis 10 Juni dini hari lalu. Polisi menyebut toko ritel itu sengaja dibakar.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan mengatakan, pelaku pembakaran merupakan karyawan di minimarket tersebut berinisial SFP (21). Penangkapan pelaku melibatkan tim Resmob Polda Sulsel.

Baca juga: Minimarket di Suding Ludes Terbakar Diduga Korsleting

"Yang bersangkutan diamankan di wisma Jalan Lanraki, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, tadi subuh (Selasa 15 Juni 2021), sementara masih diamankan di posko Resmob Polda Sulsel," kata Zulpan kepada SINDOnews.

Dia melanjutkan, SFP diduga telah merencanakan aksinya. Pelaku berangkat dari kontrakannya di Jalan Arung Sanrego, Rabu 9 Juni sekitar pukul 21.30 Wita menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanan, pelaku singgah di salah satu warung di Jalan Goa Ria.



"Di situ pelaku membeli 1 botol bensin eceran, kemudian bensin tersebut diisi ke dalam botol air minum. Sekitar pukul 04.15 Wita pelaku tiba di minimarket dan menyimpan motornya di belakang toko untuk menghindari rekaman CCTV," ujar Zulpan.

Kemudian, lanjut Zulpan, pelaku masuk ke minimarket berbekal kunci yang dipegangnya. Setelah itu mengambil korek api. "Korek yang dijual itu, biasa disimpan di meja kasir. Kemudian menuju ke tempat penyimpanan uang atau brankas dan membukanya. Kodenya dia tahu juga," ucapnya.

Baca juga: Pemuda di Makassar Dikeroyok 5 Bersaudara Hingga Jarinya Putus

"Pelaku menguras uang yang ada di dalam brankas, ada puluhan juta. Kemudian dimasukan ke kantong plastik minimarket. Setelah terkumpul, baru dia ambil botol berisi bensin, lalu disiram ke rak popok dan membakar minimarket dengan korek yang sudah dikantonginya," lanjut Zulpan.

Setelah menyalakan api, sambung Zulpan pelaku ke ruang CCTV dan mengambil receiver CCTV secara paksa, kemudian kabur meninggalkan minimarket beserta uang hasil curiannya. "Dalam perjalanan menuju kosnya pelaku membuang receiver CCTV di tempat sampah di Jalan Arung Sanrego," tuturnya.



Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Zulpan, pelaku nekat membakar dan mencuri uang di tempat kerjanya lantaran sakit hati dengan atasannya. "Pelaku disuruh mengganti uang jualan yang minus sebesar Rp6 juta oleh supervisornya pada bulan Mei 2021 lalu," paparnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku uang curian itu digunakan untuk membeli handphone merek V20 dan berfoya-foya di hotel dan wisma selama dua hari dua malam. "Adapun sisa uang curian yang berhasil kita sita itu sebanyak Rp36 juta lebih," ungkap Zulpan.

Baca juga: Polisi Pulangkan 118 Preman Usai Diberi Pembinaan

Sementara itu Kapolsek Biringkanaya, Kompol Rujiyanto Dwi Poernomo mengatakan pengungkapan ini berawal dari laporan pimpinan minimarket yang menemukan uang di brankas hilang. "Laporan pencurian awal itu Rp58 juta," imbuhnya.

Rujiyanto menyatakan sejauh ini pihaknya belum memeriksa pelaku. "Sekarang masih pemeriksaan Resmob Polda. Belum ada penyerahan. Mungkin pengembangan. Karena kita minta bantuan mereka juga untuk penyelidikan," ungkap Mantan Kasat Reskrim Polres Soppeng itu.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!