alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Peserta Ini Curang Gunakan Wi-Fi saat Ujian, Langsung Gugur

Muhammad Chaidir
Peserta Ini Curang Gunakan Wi-Fi saat Ujian, Langsung Gugur
Suasana Ujian Seleksi CPNS Kejaksaan RI yang digelar di Makassar. Foto: Kejati Sulsel/Doc

MAKASSAR - Nasib sial menimpa salah seorang peserta seleksi CPNS Kejaksaan di Makassar berinisial MKA.  Gara-gara kecerobohannya menyambungkan perangkat komputernya ke jaringan internet (Wi-Fi) saat ujian berlangsung, Ia langsung didiskualifikasi dan dinyatakan gugur, padahal belum juga mengisi soal ujian.

Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi Sulsel, Idil menerangkan, kejadian itu terjadi pada sesi ketiga seleksi CPNS Kejaksaan RI pada Senin (17/02/2020), kemarin di salah satu hotel di Kota Makassar.

"Pesertanya kita inisialkan namanya (MKA) dia langsung dinyatakan gugur karena kedapatan melanggar aturan, dengan sengaja menyambungkan perangkatnya ke jaringan Wi-Fi internet," ungkap Idil kepada SINDonews, Selasa (18/02/2020).



Awalnya sebut Idil, peserta tersebut memang mulai dicurigai pengawas ujian lantaran selama 30 menit peserta MKA hanya berkutat pada soal nomor satu.

Karena merasa ada yang aneh, Idil mengaku pengawasan lebih detail pada MKA dilakukan dan akhirnya pengawas mengidentifikasi adanya aktivitas dari perangkat komputer MKA yang melanggar salah satu poin dalam aturan ujian seleksi sesuai Peraturan BKN Nomor 50 Tahun 2019 tentang prosedur penyelenggaraan seleksi dengan metode CAT BKN.

"Pelanggaran itu karena yang bersangkutan ternyata menyambungkan komputernya dengan internet pakai jaringan Wi-Fi Piscok_bos," beber Idil.

Lebih jauh lantaran aplikasi CAT BKN dari perangkat MKA mulai gagal operasi, MKA lantas meminta untuk mengganti perangkat, sayangnya MKA lantas diminta untuk tidak melanjutkan seleksi dan diminta untuk keluar ruangan.

"Disitu MKA sudah diberitahu pelanggaran yang dilakukan dan panitia menyatakan MKA tidak lagi dapat melanjutkan tesnya karena dinyatakan gugur. Ia kita pergok melanggar poin m Peraturan BKN Nomor 50 Tahun 2019 itu," pungkasnya.



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook