alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sikap Kajati Sulsel: Jen Tang Dapat Salinan SP3, ACC Diacuhkan

Muhammad Chaidir
Sikap Kajati Sulsel: Jen Tang Dapat Salinan SP3, ACC Diacuhkan
Jika Soedirjo Aliman alias Jen Tang mengaku telah mendapatkan salinan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari Kejati Sulsel, berbeda halnya dengan penggiat anti korupsi Anti Corruption Commite (ACC) Sulawesi. Foto : SINDOnews/Doc

MAKASSAR - Jika Soedirjo Aliman alias Jen Tang mengaku telah mendapatkan salinan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari Kejati Sulsel, berbeda halnya dengan penggiat anti korupsi Anti Corruption Commite (ACC) Sulawesi.

Permintaan ACC hingga saat ini belum diakomodir kejati Sulsel. Salinan SP3 yang diminta ACC sebagai syarat pengajuan praperadilan, hingga kini belum diberikan Kejati Sulsel.

"Belum ada, padahal kami berharap dengan adanya salinan dan alasan yang jelas dari Kejati Sulsel. Maka kami bisa mempelajarinya dan dengan begitu praperadilan juga dapat dihadapi dengan fair," ungkap Direktur ACC Sulawesi, Abdul Kadir Wokanubun.



Menurut kadir, sikap tertutup Kejati itu menggambarkan upaya setengah hati Kejati Sulsel untuk mewujudkan kepastian hukum dalam rangka penegakan hukum kepada masyarakat. Namun walau mendapat acuh dari Kejati Sulsel, ACC mengaku akan terus melakukan desakan.

"Kami tidak akan berhenti dan tetap akan melayangkan surat permohonan yang sama untuk ketiga kalinya. Itu supaya nantinya kita bisa menyimpulkan sikap Kejaksaan Tinggi Sulsel," ketusnya.

Sebelumnya mantan tersangka dan buronan kasus dugaan koruspsi lahan Buloa, Soedirjo Aliman alias Jen Tang, melalui kuasa hukumnya, Zamzam mengaku senang, berterima kasih dan mengapresiasi langkah hukum Kepala Kejati (Kajati) Sulsel, Dr Firdaus Dewilmar menghentikan kasus korupsi yang menjeratnya.

"Iya sudah ada (salinan putusan_red), sudah diterima. Penyidik dalam hal ini Kejaksaan Tinggi, dengan mengeluarkan SP3 itu sudah tepat. Itu sudah tepat berdasar hukum," tukas Zamzam kepada SINDOnews, Rabu (19/02/2020).



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook