TOPIK TERPOPULER

Urus SKCK hingga SIM di Polres Maros Wajib Siapkan Kartu Vaksin Covid-19

Najmi Limonu
Urus SKCK hingga SIM di Polres Maros Wajib Siapkan Kartu Vaksin Covid-19
Seorang warga tengah melakukan perekaman pembuatan SIM. Foto: SINDOnews/Dok

MAROS - Polres Maros berencana mewajibkan kartu vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat yang hendak melakukan pengurusan administrasi di Mapolres Maros.

"Bagi masyarakat yang akan melakukan pengurusan adminstrasi di Polres Maros wajib menyertakan surat vaksinasi yang asli. Pelayanan tersebut meliputi penerbitan SKCK, SIM, SKLKB dan layanan lainnya," jelas Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon, Kamis (17/6).

Baca juga: Pelaku Utama Pembunuhan Pria yang Dibakar di Maros Akhirnya Diringkus

Musa menambahkan, nantinya ada kalangan masyarakat tertentu yang tidak diwajibkan mambawa surat keterangan telah divaksin, seperti disabilitas.

"Hal itu sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 14 tahun 2021 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Nasional dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19," tegas Kapolres.



Baca juga: Gara-gara Asmara, 2 Kelompok Remaja di Maros Tawuran

Oleh karena itu, dalam waktu dekat Polres Maros kata Musa akan menentukan teknis pelaksanaan kebijakan ini, sehingga bisa direalisasikan.

"Ini memang sudah ada aturannya berupa Peraturan Presiden. Aturan ini diberlakukan bagi masyarakat yang bersyarat untuk menerima vaksin yakni umur 18-50 tahun. Jika memang tidak bersyarat maka harus mencantumkan surat keterangan dari puskesmas setempat," jelasnya.

Baca juga: Operasi Penyekatan Berlanjut, 150 Personel Polres Maros Jaga Perbatasan

Hal tersebut kata Musa dilakukan untuk mendukung percepatan program vaksinasi, sehingga membentuk herd imunity di tengah masyarakat.



"Dengan pertimbangan untuk melindungi masyarakat Maros di mana saat ini Polres Maros membuat pelayanan satu atap di ruangan tertutup, semua pelayanan publik terdapat di dalamnya seperti ruang penjagaan, kemudian sentra pelayanan publik terpadu, pelayanan SIM dan pelayanan SKCK yang tentu saja akan berpotensi untuk terjadi penularan Covid-19," tutupnya.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!