alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gunakan Calo, Peserta CPNS Didiskualifikasi dan Bisa Dipidana

Vivi Riski Indriani
Gunakan Calo, Peserta CPNS Didiskualifikasi dan Bisa Dipidana
Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengimbau peserta CPNS tidak menggunakan calo maupun joki yang bisa merugikan diri sendiri. Foto/Ilustrasi

MAKASSAR - Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar diimbau tidak menggunakan jasa calo maupun joki. Bila ketahuan, pelamar abdi negara itu tidak hanya didiskualifikasi, tapi juga akan diproses hukum.

Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi kecurangan tersebut. Sebab, menurut Iqbal tindakan tersebut sudah masuk ke dalam ranah pidana.

"Jadi kalau sampai ketahuan bukan saja digugurkan tapi kita proses secara hukum dan kita serahkan ke polisi," tegas Iqbal, Jumat (21/2/2020).



Meski begitu, dia meyakini tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang diselenggarakan mulai Sabtu (22/2/2020) besok akan berjalan dengan jujur, transparan, tanpa ada kecurangan.

Apalagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar selaku panitia penyelenggara sudah memperketat pengawasan dengan melibatkan aparat kepolisian. Pemeriksaan pun juga dilakukan secara berlapis.

"Ada pemeriksaan dan itu bukan sekali, termasuk pada saat tes tetap kita periksa satu persatu antara biodata, foto dan orangnya," ujarnya.

Diketahui, sebanyak 16.888 peserta CPNS di lingkup Pemkot Makassar akan mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di GOR Universitas Hasanuddin.

Proses seleksi dimulai pada 22 Februari hingga 26 Februari 2020 dengan lima sesi dengan masing-masing sesi ada sekitar 700 peserta.



(tyk)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook