TOPIK TERPOPULER

Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Pencairan Gaji 13, ASN di Maros Ramai-ramai Ikut Vaksin

Najmi Limonu
Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Pencairan Gaji 13, ASN di Maros Ramai-ramai Ikut Vaksin
ASN di Pemkab Maros mengikuti vaksinasi Covid-19, Selasa (22/6). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu

MAROS - Ratusan aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Maros berbondong-bondong mengikuti vaksinasi Covid-19 di Gedung Serba Guna, Selasa (22/6). Hal ini lantaran Pemkab Maros memprioritaskan pencairan gaji 13 bagi ASN yang sudah divaksin.

Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, pihaknya sengaja mengambil langkah ini untuk memberikan kesempatan kepada ASN mengambil peran memutus mata rantai Covid-19.

Baca juga: Gaji ke-13 Ribuan ASN di Kabupaten Gowa Mulai Dicairkan

"ASN ini kan harusnya memang jadi contoh bagi masyarakat. Nah makanya kami mengeluarkan edaran untuk tidak memberikan gaji ke 13 bagi ASN yang belum vaksin. Makanya membludak begitu. Tapi kami sudah perintahkan untuk ditertibkan," kata Chaidir Syam, Selasa (22/6).

Sejak pemerintah gencar melakukan vaksin ke masyarakat kata Chaidir, ASN yang seharusnya menjadi prioritas justru tidak optimal. Tercatat, dari sekitar tujuh ribu ASN di Maros, hanya ada sekitar 30 persen saja yang telah divaksin, baik dosis pertama dan kedua.



Baca juga: Pembayaran Gaji 13 ASN Lingkup Pemkab Bantaeng Tunggu SPM

"Memang sangat jauh dari harapan, makanya kita ambil tindakan tegas begitu. Nah ini laporannya baru ada sekitar 30 persen ASN yang ikut vaksin. Harusnya-kan sudah selesai semua," lanjutnya.

Bupati berharap, ke depan tingkat partisipasi ASN melakukan vaksin bisa meningkat dan mencapai angka rata-rata 85 persen.

"Kalau melihat tadi kondisi di Gedung Serba Guna, kita optimis pelaksanaan vaksin di kalangan ASN bisa mencapai 85 persen. Kalau ada yang tidak divaksin maka harus melampirkan surat keterangan dari tidak bisa divaksin dari dokter," terangnya.



(luq)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!