TOPIK TERPOPULER

RSUD Syekh Yusuf Kembali Tiadakan Jam Besuk

Herni Amir
RSUD Syekh Yusuf Kembali Tiadakan Jam Besuk
Bupati Gowa, Adnan meninjau gedung baru RSUD Syekh Yusuf beberapa waktu lalu. RSUD Syekh Yusuf kembali meniadakan jam besuk. Foto: SINDOnews/Herni Amir

GOWA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa kembali meniadakan jam besuk bagi pasien yang menjalani rawat inap.

Plt Direktur RSUD Syekh Yusuf, dr Hasanuddin mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 yang masih melanda Kabupaten Gowa, Indonesia bahkan dunia.

Baca juga: Gedung 8 Lantai RSUD Syekh Yusuf Diresmikan, Kapasitas Tempat Tidur Ditambah

Selain itu, peniadaan jam besuk ini sebagai respons atas imbauan Kementerian Kesehatan melalui Dirjen Pelayanan Kesehatan kepada seluruh rumah sakit, agar disipilin terhadap protokol kesehatan RS, salah satunya peniadaan jam besuk.

"Peniadaan jam besuk ini sebenarnya sudah pernah kita lakukan pada awal pandemi sehingga mulai hari ini kita kembali meniadakan jam besuk sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan di rumah sakit," ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (23/6/2021).



Saat ini, kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan pasca libur Idul Fitri, sehingga rumah sakit wajib menyosialisasikan SOP rawat inap kepada keluarga pasien mengenai tidak adanya jam besuk atau berkunjung.

Baca juga: 23 Puskesmas di Gowa Dapat Bantuan Kotak Aerosol

"Kasus konfirmasi pada beberapa wilayah di Indonesia mengalami kenaikan, meskipun di Kabupaten Gowa sendiri beberapa waktu terakhir ini tidak menunjukkan kenaikan signifikan, tapi peniadaan jam besuk ini kita lakukan sebagai bentuk penerapan prokes agar bisa menjaga pasien yang rentan terhadap penularan," jelasnya.

Meskipun jam besuk ditiadakan, pihak RSUD memberikan izin kepada satu saja penjaga pasien dengan memberikan id card sebagai tanda.

Baca juga: Epidemiolog Menilai PSBB Perlu Dipertimbangkan di Sulsel



"Jadi hanya satu orang yang bisa tinggal untuk menjaga pasien dan sebelum itu kita juga sudah lakukan rapid antigen kepada pasien sebelum rawat inap," tambah dr Hasanuddin.

Olehnya itu, ia berharap dengan penerapan prokes di rumah sakit ini dilakukan yakni peniadaan jam besuk mampu memutus penularan Covid-19 di Kabupaten Gowa.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!