alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Atasi Sampah dan Bau di Losari, Pemkot Akan Bangun Pintu Air

Ashari Prawira Negara
Atasi Sampah dan Bau di Losari, Pemkot Akan Bangun Pintu Air
Masalah sampah dan bau menyengat di Pantai Losari dinilai perlu solusi mendesak. Foto/dok SINDOnews

MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggagas pengadaan pintu air kanal di kawasan Center Point of Indonesia (CPI). Harapannya bisa mengatasi masalah bau menyengat dan sampah di sekitar Pantai Losari.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Andi Iskandar, mengakui persoalan bau dan sampah sudah cukup mengganggu. Untuk itu, diperlukan solusi minimal untuk mengurangi bau menyengat itu.

Pemkot Makassar menilai pembangunan saluran air bisa menyelesaikan permasalahan. "Yang terakhir itu dari pemerintah kota meminta pengembang di sini untuk dibuatkan semacam saluran," katanya.



Hal ini beralasan lantaran air yang berada di Pantai Losari mengendap dan tidak ada perputaran oleh ombak akibat terhalangi oleh pembatas CPI. "Air yang sekarang tidak ada pelarian, seandainya ada tembusan itu air tidak akan begitu," jelasnya.

Dia menjelaskan air yang mengendap tersebut kian diperparah oleh saluran pembuangan dari kanal dan Rumah Sakit (RS) Siloam. Air dari kecamatan Tamalate dan Mariso yang mengalir ke Pantai Losari dipandang terhenti dan menumpuk sehingga mengendap dan mengakibatkan bau.

"Air yang masuk langsung terhenti dan menumpuk mestinya ada ombak yang mengurai," ujarnya.

Ditambah saluran pembuangan dari RS Siloam yang ikut memperparah keadaan. Dia mengaku semua saluran pembuangan kerap dipantau tiap tiga bulan, pihaknya kerap menyusuri kanal dan RS yang langsung menuju Pantai Losari.

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, yang turut dikonfirmasi menjelaskan bahwa perihal bau dan sampah di Pantai Losari memang telah dilakukan upaya dengan pembersihan secara optimal.

Iqbal mengaku pihaknya secara rutin melakukan pembersihan pagi dan sore, kendati sampah tersebut kembali muncul setelah terjadi air surut. Dimana sampah dari kanal akan kembali masuk.

"Setiap hari, setiap pagi sore dibersihkan namun memang setiap surut sampah di kanal itu masuk," ungkapnya.

Dirinya mengakui memang ada pengendapan yang terjadi di Pantai Losari yang kemudian berimbas pada bau tak sedap dan sampah yang menumpuk.

Iqbal telah membicarakan hal itu ke Gubernur, dimana dari hasil pembicaraan itu akan ditindaklanjuti dengan pertemuan beberapa pihak terkait. "Akan segera dibuatkan pertemuan dengan pihak-pihak GMTD dan pihak Citraland CPI," jelasnya.

Pertemuan tersebut membahas tentang rencana pemerintah dalam membangun kanal dan pintu air di bawah CPI. "Akan ada kanal yang akan dibangun nah kalau kanal CPI sudah bisa diselesaikan maka di bawah jembatan kita pasang pintu air," tuturnya.

Hal ini dipandang bisa membuat aliran air bisa berjalan dan tidak mengendap lagi sehingga bisa mengurangi bau tak sedap terdebut.



(tyk)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook