alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Konferensi Smart City Makassar Dinilai Bisa Jadi Blue Print Daerah Lain

Tim Sindonews
Konferensi Smart City Makassar Dinilai Bisa Jadi Blue Print Daerah Lain
Perwakilan Dirjen Otoda Kementerian Dalam Negeri, Nurbowo Edy saat menghadiri konferensi Smart City di Makassar. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Pelaksanaan konferensi Smart City yang digelar di Makassar, pada Kamis, (26/02/2020) dinilai bisa menjadi blue print untuk daerah lain.

Hal itu disampaikan oleh Perwakilan Dirjen otoda Kementerian Dalam Negeri, Nurbowo Edy saat berbicara pada sesi press conference di hari pertama pelaksanaan Smart City Conference in Makassar di Hotel Aston Makassar, Kamis (27/02/2020).

Ia mengaku akan mendorong even internasional ini sebagai blue print untuk pengembangan kota cedas di daerah lain di Indonesia.



“Even ini menegaskan bahwa Makassar telah memiliki standar pengembangan kota cerdas yang lebih maju dari kota lain. Ini juga menjadi kabar yang bagus bagi masyarakat, khususnya yang ingin melihat peningkatan kualitas layanan publik yang disiapkan pemerintah Kota Makassar,” ujar Nurbowo.

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb saat membuka acara ini menjelaskan, sejumlah fokus pembenahan sejumlah masalah kota yang tengah dilakukan.

“Makassar sedang berjuang untuk keluar dari kesemrawutan lalu lintas yang membuat warga kita tersiksa oleh kemacetan, kita menuju pemenuhan air minum secara menyeluruh untuk warga, kita ingin sistem penanggulangan bencana jauh lebih siap, kita juga ingin membangun manajemen persampahan dengan metode terbaik," katanya.

Dirinya menjelaskan, hari ini ada 50 investor Jepang berada di kota Makassar. Mereka kata dia, akan melebur dengan berbagai stakholder lokal untuk mencurahkan pikiran, dan menemukan pemecahan yang dibutuhkan.

Iqbal juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulsel yang turut memberikan dukungan penuh terhadap berbagai langkah pembenahan Kota Makassar, termasuk pelaksanaan conferensi internasional yang berlangsung selama dua hari di Makassar.

Di tempat yang sama, Mr Ichikawa Atsushi, Assistant Vice-Minister, Minister’s Secretariat (Policy) Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism(MLIT), Japan mengakui usaha keras yang telah dilakukan Makassar dalam mewujudkan konferensi internasional ini.

“Kami akui banyak kota dari negara ASEAN yang menginginkan acara ini, namun dari semuanya, Pak Wali Kota Makassar yang sangat intens berkomunikasi dengan kami. Kami datang dari Jepang, untuk bersama seluruh SDM lokal berpikir keras memberikan solusi terbaik untuk Kota Makassar” ujar Mr Ichikawa.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook