alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pakai AMEL, Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Soppeng Kini Lebih Transparan

M Reza Pahlevi
Pakai AMEL, Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Soppeng Kini Lebih Transparan
Bupati Kabupaten Soppeng meneken nota kesepahaman dengan LKPP terkait pengimplementasian aplikasi monitoring evaluasi lokal di gedung LKPP Jakarta, Kamis (27/2/2020). Foto: SINDOnews/Reza Pahlevi

SOPPENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), di gedung LKPP Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Penandatanganan nota kesepahaman ini terkait pengimplementasian aplikasi monitoring evaluasi lokal (AMEL).

Bupati Kabupaten Soppeng, Kaswadi Razak mengatakan, Pemkab Soppeng berkomitmen dalam pengelolaan barang atau jasa dengan memegang prinsip-prinsip efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil dan akuntabel.



Terlebih lagi dengan adanya nota kesepahaman terkait implementasi AMEL ini, maka semua orang dapat mengetahui langsung kinerja pengadaan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pembayaran.

"Saya berharap aplikasi ini dimanfaatkan dengan baik sehingga proses pengadaan barang atau jasa pemerintah bisa sesuai dengan aturan yang ada," harap Kaswadi.

Melalui AMEL, data proses pengadaan dengan pembayaran dapat terintegrasi. Selain itu, pengolahan data pelaporan pengadaan, dan monitoring realisasi anggaran dapat dilakukan secara online dan realtime. Hasilnya, kinerja pelaksanaan pengadaan dan pembayaran dapat dipantau secara lebih mudah.

"Aplikasi monitoring-evaluasi lokal (AMEL) sebagai salah satu alat monitoring dan evaluasi yang berfungsi untuk menyajikan data pengadaan mulai dari perencanaan, persiapan, pemilihan penyedia, kontrak, hingga serah terima pekerjaan dan pembayaran," urai Kaswadi.

Kepala LKPP, Roni Dwi Susanto menjelaskan, AMEL merupakan salah satu alat monitoring dan evaluasi berbasis web. Berfungsi untuk menyajikan data pengadaan mulai perencanaan, persiapan, pemilihan penyedia, kontrak, hingga serah terima pekerjaan dan pembayaran.

Melalui AMEL, data proses pengadaan dengan pembayaran sudah dapat terintegrasi serta juga dapat dijadikan sebagai alat kontrol pimpinan dalam mempercepat, mengendalikan dan menentukan strategi pengadaan barang atau jasa.

"Terima kasih kami ucapkan atas komitmen yang tinggi dari kementerian, lembaga serta pemerintah daerah atas pengelolaan pengadaan barang atau jasa pemerintah terkhusus yang telah kami undang penandatanganan nota kesepahaman yang kita lakukan hari ini," ujarnya.

Menurutnya, AMEL dapat digunakan sebagai alat kontrol pimpinan dalam mempercepat dan mengendalikan pelaksanaan anggaran melalui perspektif pengadaan yang akan disajikan di dalam dashboard monev pengadaan.

"Informasi kinerja pelaksanaan pengadaan dan pembayaran, serta dapat meningkatkan kualitas laporan perkembangannya dapat dipantau melalui AMEL," pungkasnya.



(man)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook