alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tak Ditahan, Ibu yang Paksa Anaknya Mengemis Hanya Dikenakan Wajib Lapor

Faisal Mustafa
Tak Ditahan, Ibu yang Paksa Anaknya Mengemis Hanya Dikenakan Wajib Lapor
Saminah saat dinterogasi penyidik kepolisian beberapa waktu yang lalu. Foto: SINDOnews/Faisal Mustafa

MAKASSAR - Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polsek Panakkukang memberikan penangguhan penahanan terhadap Saminah (34), tersangka penganiayaan dan eksploitasi anak kandung.

Kasi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim mengatakan, ada beberapa alasan dilakukan penangguhan penahanan. Saminah dinilai kooperatif ketika pemeriksaan, juga karena pertimbangan kemanusiaan lantaran ada anak yang harus dia asuh dan usianya masih dua tahun.

Selain itu, sang suami Alimuddin (36) juga telah mencabut laporannya.



Namun Saminah diwajibkan melapor dua kali sepekan, atau setiap Senin dan Kamis ke Mapolsek Panakkukang. Kebijakan ini juga kata Halim sudah disepakati bersama dengan petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar.

"Kita sudah koordinasi dengan P2TP2A Makassar sebelum diberikan penangguhan penahanan. Dan kita sepakat berikan penangguhan penahanan dengan beberapa pertimbangan, dia juga wajib lapor," kata Halim ditemui di Mapolsek Panakkukang, Jumat (28/2/2020).

Terpisah Ketua Tim Reaksi Cepat (TSC) P2TP2A, Makmur Payabo membenarkan penangguhan penahanan terhadap warga Jalan Adhiyaksa Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar tersebut.

"Iya memang kita sudah diskusi dengan penyidik Polsek Panakkukang, kondisi keluarganya memang ini sangat memprihatinkan, karena ada anak kecilnya yang ditinggalkan kemarin dan bapaknya hanya bekerja sebagai pemulung," jelasnya saat di temui di Rumah Aman P2TP2A Kota Makassar, Jalan Anggrek Raya, Kecamatan Panakkukang.

Makmur menegaskan, sebelum ditangguhkan pihaknya sudah meminta komitmen Saminah untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya, dan berjanji untuk menyekolahkan anak-anaknya.  

"Nah dua hari yang lalu saya sempatkan ke sekolahnya melihat anaknya apakah anaknya itu sekolah, ternyata dia sudah sekolah, yang kedua saya pantau tempat mengemisnya dulu anak itu benar sudah tidak saya lihat," paparnya.

Makmur menambahkan, dari informasi yang dia peroleh, keluarga Saminah juga tidak turun lagi ke jalan dan lebih banyak membantu suaminya berkerja sebagai pemulung. (Baca juga: Sempat Viral, Pelaku Eksploitasi Anak Kandung di Makassar Ditangkap)

"Mereka tidak turun lagi mengemis, mereka lebih mencari uang dengan memulung, itu lebih bagus. Dia pelaku juga sudah berjanji tidak akan lagi turun ke jalan. Kalau didapatkan lagi suruh anaknya turun ke jalan, akan di proses dan tidak ada lagi penangguhan penahanan," tutupnya

Sebelumnya, Suminah diamankan polisi lantaran menganiaya dan mengeksploitasi anak perempuannya berinisial SR (9). Dari sebuah video amatir Saminah terlihat menampar dan menjambak rambut anak ketiganya itu di depan parkiran Mall Panakkukang hingga heboh di sosial media.

Selain menganiaya seperti dalam rekaman video amatir, Saminah juga menyuruh anaknya untuk mengemis agar kebutuhan untuk keperluan sehari-hari bisa tercukupi.



(man)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook