TOPIK TERPOPULER

Kebutuhan Masyarakat Picu Peningkatan Arus Kunjungan Kapal 7,23%

Suwarny Dammar
Kebutuhan Masyarakat Picu Peningkatan Arus Kunjungan Kapal 7,23%
Kebutuhan masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19 menjadi pemantik tingginya kunjungan kapal. Foto: Istimewa

MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) mencatat realisasi arus kunjungan kapal secara total pada triwulan I-2021 sebesar 19.438 call atau meningkat 7,23% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi mengatakan, meningkatnya kebutuhan masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19 menjadi pemantik tingginya kunjungan kapal khususnya yang mengangkut kebutuhan pokok serta obat-obatan untuk masyarakat.

“Seperti kita ketahui hingga saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung, dan entah kapan akan berakhir. Kebijakan pemerintah yang masih mengharuskan sebagian besar masyarakat untuk bekerja dari rumah membuat kebutuhan masyarakat jadi meningkat, terutama terkait makanan, minuman dan obat-obatan serta alat kesehatan,” terang Prasetyadi.

Dia menyebutkan, realisasi arus kunjungan kapal di dermaga umum pada triwulan I-2021 juga meningkat 4,09% atau sebesar 343 call menjadi 8.722 call kapal.

Baca Juga: Pelindo IV dan Lantamal VI Kerja Sama Gelar Vaksinasi Covid-19 di Pelabuhan



Kondisi itu dipengaruhi oleh meningkatnya arus kunjungan kapal curah cair non BBM pada Cabang Balikpapan, adanya peningkatan kunjungan kapal peti kemas dan penumpang pada Cabang Ambon dan Jayapura, serta adanya peningkatan kunjungan kapal curah cair BBM pada Cabang Bitung dan Cabang Balikpapan.

Sedangkan realisasi arus kunjungan kapal di non dermaga umum pada triwulan I-2021 mencapai 10.716 call kapal. “Jumlah itu meningkat 9,92% atau sebesar 967 call jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu," urai Prasetyadi.

Dirut Pelindo IV berujar, peningkatan arus kunjungan kapal di non dermaga umum berbanding lurus dengan realisasi arus barang yang melalui non dermaga umum, di mana secara total pada triwulan I-2021 sebesar 7.528.102 ton/M3.

“Angka tersebut mengalami peningkatan 19,53% atau sebesar 1.230.078 ton/M3 dibandingkan posisi yang sama di tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh Cabang Manado (Amurang) dan Balikpapan yaitu meningkatnya handling bongkaran batu bara,” tukasnya.



(agn)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!