TOPIK TERPOPULER

Polisi Ungkap Bisnis Bom Ikan Ilegal di Makassar

Faisal Mustafa
Polisi Ungkap Bisnis Bom Ikan Ilegal di Makassar
Press conference penangkapan pelaku pembuatan bom ikan di Polrestabes Makassar, Selasa (13/7). Foto: SINDOnews/Faisal Mustafa

MAKASSAR - Petugas gabungan dari Jatanras Polrestabes Makassar dan Polsek Mamajang mengungkap bisnis pembuatan bom ikan ilegal. Dua orang pria diamankan dalam kasus itu.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana mengatakan, pengungkapan ini berawal dari informasi adanya transaksi pesanan bahan peledak yang diduga untuk dirakit jadi bom ikan pada 12 Juli 2021.

Baca juga: Polisi Bekuk 8 Nelayan Pengguna Bom Ikan di Perairan Sulsel

"Kemudian kita lakukan penyelidikan di lapangan dan mengamankan satu orang pria berinisial BD, usia 40 tahun yang berperan sebagai peracik dan menyiapkan bahan," kata Witnu di kantornya, Selasa (13/7).

Petugas lalu mengembangkan kasus tersebut, sampai akhirnya menangkap pria berinisial A (26) yang disebut berperan sebagai pemesan. "Profesi yang bersangkutan adalah wiraswasta warga Makassar," ujar Witnu.



Dia menambahkan, petugas menemukan sejumlah barang bukti bahan-bahan pembuatan bom ikan di rumah BD di Jalan Arif Rahman Hakim, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Adapun barang bukti terdiri dari 6 ikat detonator kosong, 6 ikat kabel, 8 ikat detonator belum jadi, 1 kantong sumbu, 3 alat pengisian detonator, 3 wadah pembuatan bom, satu wadah mata bor, 7 kantong pecahan.

Baca juga: Tapanuli Tengah Gempar, Ribuan Ikan Dari Dasar Laut Bermunculan ke Permukaan

Kemudian, 3 kantong belerang, 8 kantong kecil belerang, 13 kantong amonium nitrat, 3 dus pecahan, 4 bungkus black powder, 1 ikat plat alma dan 1 ikat pembungkus detonator.



(luq)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!