TOPIK TERPOPULER

Jalan Poros Trans Sulawesi di Luwu Kembali Ambles

Chaeruddin

"Jika tidak dikerja baik kemungkinan akan amblas lagi. Sehingga kami mendesak pihak balai untuk segera melakukan penanganan serius, harus diturap sesegera mungkin," katanya

Bupati Luwu dua periode ini khawatir jika lambat ditangani, jalan trans Sulawesi di Luwu ini akan putus dan akan berdampak kerugian besar, bukan hanya terhadap masyarakat di Luwu Raya, tetapi Sulawesi umumnya.

Baca juga: ASN di Luwu Diminta Jadi Contoh untuk Penerapan Protokol Kesehatan

"Sebagai pemerintah di Kabupaten Luwu, kami meminta pihak balai segera melakukan penanganan. Kehawatiran kami kerusakan jalan bisa makin melebar dan menelan korban," katanya.

Terkait penanganan jalan ini, Bupati Luwu menyatakan kesiapannya membantu meskipun wilayah ini menjadi area kebijakan atau tanggung jawab pihak balai.

"Pemkab Luwu siap bantu pihak balai sesuai petunjuk aturan. Karena memang ini menjadi kewenangan pihak balai, namun sebagai pemerintah setempat tentu tanggung jawab moril pasti kami akan turun membantu," kuncinya.

Untuk diketahui, aktivitas tanah amblas atau tanah bergerak sebelumnya terjadi di Desa Salu Paremang, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu pada Selasa 13 Juli siang lalu.

Baca juga: Aspal DAK Rampung, PUPR Lanjut Pengaspalan DID Rp20,5 Miliar

Fenomena alam ini menyebabkan terbelahnya tanah yang diperkirakan mencapai panjang 100 meter. Titik kejadian tepat di poros trans Sulawesi, sehingga membelah bahu jalan dan menyebabkan aspal retak.

Beruntung kejadian ini tidak menyebabkan korban jiwa. Pasca kejadian, Satlantas Polres Luwu, langsung melakukan pengaturan lalu lintas satu jalur guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

halaman ke-2
TULIS KOMENTAR ANDA!