TOPIK TERPOPULER

Tak Mau Divaksin Covid-19, ASN di Luwu Utara Siap-siap Tidak Terima TPP

Tim SINDOnews
Tak Mau Divaksin Covid-19, ASN di Luwu Utara Siap-siap Tidak Terima TPP
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Foto: Humas Pemkab Luwu Utara

LUWU UTARA - Berbagai upaya dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Kali ini Bupati Luwu Utara mengeluarkan surat edaran untuk seluruh ASN dan non-ASN lingkup Pemkab Luwu Utara.

Dalam surat edaran Bupati Luwu Utara No 800/924/bkpsdm/2021, perihal partisipasi ASN dalam memutus penularan Covid-19 itu, ada lima poin yang menjadi penekanan Bupati Indah Putri Indriani.

Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah, Kecamatan di Lutra Diminta PPKM Mikro Berbasis RT/RW

Pertama, seluruh jenis pelayanan kepegawaian dipersayaratkan melampirkan sertifikat vaksin, atau surat keterangan dari dokter bagi ASN yang tidak bisa divaksin karena alasan tertentu.

Kedua, untuk mengajukan verifikasi pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) diwajibkan melampirkan sertifikat vaksin atau surat keterangan dari dokter bagi ASN yang tidak bisa divaksin karena alasan tertentu.



"Kita tidak akan bayar TPP jika belum divaksin," kata Indah Putri Indriani di ruang kerjanya, Jumat (23/07/2021)

Baca juga: Akhir Juli, Top Inovasi Terpilih Bakal Dapat Suntikan DID dari Pusat

Pada poin ke tiga, seluruh ASN diminta untuk berpartisipasi dalam mengatasi penularan Covid-19 di lingkungan kerjanya maupan lingkungan tempat tinggalnya, dengan mendorong protokol kesehatan 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Selanjutnya, bagi ASN yang memprovokasi masyarakat untuk tidak menerapkan protokol kesehatan, akan diberikan sanksi pelanggaran disiplin. Khusus bagi ASN yang menduduki jabatan struktural akan dievaluasi.



(luq)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!