TOPIK TERPOPULER

To' Lemo di Kabupaten Luwu Jadi Desa Pengawasan Pemilu

Muhaimin Sunusi
To Lemo di Kabupaten Luwu Jadi Desa Pengawasan Pemilu
Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi saat sosialisasi desa pengawasan pemilu di Desa To Lemo, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu Selasa (27/7). Foto: Humas Bawaslu Sulsel

LUWU - Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi membuka secara resmi sosialisasi desa pengawasan pemilu di Desa To' Lemo, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu Selasa (27/7). Sosialisasi ini dalam rangka pencanangan desa sadar pengawasan dan anti politik uang.

Selain Laode Arumahi, hadir juga anggota Bawaslu Sulsel Amrayadi dan Kasek Bawaslu Sulsel, Jalaluddin. Selain itu Ketua dan anggota Bawaslu Luwu Asriani Baharuddin, Kaharuddin A dan Sam Abdi, serta Kades dan warga Desa To' Lemo.

Baca juga: Bawaslu Sulsel Ingatkan Bahaya Politik Uang kepada Pemilih Pemula

Arumahi menjelaskan, konstitusi negara melalui amandemen mempertegas bahwa kedaulatan ada di tangan rakyat dan dilaksanakan berdasarkan UUD. Kedaulatan ini berarti kekuasaan berada di tangan rakyat.

"Kedaulatan ini juga dapat dilihat dari proses demokrasi yang bersifat memberikan amanah kekuasaan pada orang tertentu. Seperti pada pilpres, pilcaleg, pilkada hingga pilkades," katanya.



Arumahi bilang, sekalipun hal ini normal, namun tetap ada kendala yang merusak proses demokrasi. Seperti praktik politik uang. Efek negatif dari hal ini membuat pemimpin yang terpilih tidak lagi mandiri.

"Sehingga proses dalam pemerintahan bukan lagi partisipasi masyarakat, tapi berdasarkan tawar menawar dari proses demokrasi yang didasarkan pada politik uang," ujarnya.

Baca juga: Audiensi ke Bawaslu Sulsel, DPRD Luwu Bahas Anggaran Pilkada

Dia mengajak masyarakat untuk tidak berhenti dan selalu berusaha membangun kesadaran bersama dalam memperbaiki demokrasi. Serta menolak berbagai hal terkait dengan politik uang.



(luq)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!