TOPIK TERPOPULER

DKPP RI Akan Periksa Koordinator Sekretariat Bawaslu Maros

Muhaimin Sunusi
DKPP RI Akan Periksa Koordinator Sekretariat Bawaslu Maros
DKPP RI akan melakukan pemeriksaan terhadap Koordinator Sekretariat Bawaslu Maros, Kamis (28/7). Foto: Dokumentasi DKPP RI

MAKASSAR - Koordinator Sekretariat (Korsek) Bawaslu Kabupaten Maros, Hertaslin dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI. Dia diadukan oleh Jumaidil.

Sidang Hertaslin sebagai Teradu akan digelar secara virtual dengan pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) pada Kamis 29 Juli besok. Sidang perkara dengan nomor 151-PKE-DKPP/VI/2021 ini akan dimulai pukul 10.00 Wita.

Baca juga: Pandemi Covid-19, DKPP Dorong Digitalisasi Pemilu Serentak 2024

Menurut rilis DKPP, pokok perkara terkait dugaan bahwa Teradu telah memberikan penilaian atasan langsung sebagai Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Maros secara dan/atau bersifat subjektif atau suka tidak suka serta tidak jelas menggunakan indikator penilaian.

Menurut Pengadu, penilaian atasan langsung harus dan/atau wajib meliputi materi penilaian kinerja dan perilaku sesuai substansi pada indeks penilaian pada sasaran kinerja pegawai pada evaluasi pegawai non-PNS. Ini dalam rangka pengangkatan/perpanjangan kontrak atau pemberhentian/pemutusan kontrak tahun anggaran 2021 bagi pegawai non-PNS di lingkungan Sekretariat Bawaslu Kabupaten Maros.



Sesuai ketentuan Pasal 31 ayat (1) dan (2) Peraturan DKPP Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan DKPP Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Beracara Kode Etik Penyelenggara Pemilihan Umum, sidang akan dipimpin Anggota DKPP dan Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Sulawesi Selatan.

Sidang ini akan diadakan secara virtual, dengan Ketua Majelis di Jakarta dan seluruh pihak berada di daerah masing-masing.

Baca juga: Anggota Bawaslu Luwu Timur Jalani Sidang Etik DKPP RI

Plt Sekretaris DKPP, Yudia Ramli mengatakan, agenda sidang ini adalah mendengarkan keterangan Pengadu dan Teradu serta saksi-saksi atau pihak terkait yang dihadirkan. “DKPP telah memanggil semua pihak secara patut, yakni lima hari sebelum sidang pemeriksaan digelar,” kata Yudia.



(luq)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!