TOPIK TERPOPULER

Sulsel Kini Miliki Lembaga Sertifikasi Organik Terakreditasi

Marhawanti Sehe
Sulsel Kini Miliki Lembaga Sertifikasi Organik Terakreditasi
LSO UPT BPMKP Sulsel sesuai SNI ISO/IEC 17065:2012 dengan ruang lingkup yaitu Tanaman Segar dan Produk Tanaman, Input Produksi (Pupuk Organik). Foto: Istimewa

MAKASSAR - Lembaga Sertifikasi Organik (LSO) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan (BPMKP) Sulawesi Selatan (Sulsel) kini telah mengantongi akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Menjadi satu-satunya di Indonesia Timur, akreditasi LSO UPT BPMKP Sulsel sesuai SNI ISO/IEC 17065:2012 dengan ruang lingkup yaitu Tanaman Segar dan Produk Tanaman, Input Produksi (Pupuk Organik).

Baca juga: BSN dan Unhas Lanjutkan Komitmen Pembinaan Standardisasi di Sulsel

UPT BPMKP Sulsel mendapatkan fasilitas pembinaan mulai dari tahun 2018 oleh Kantor Layanan Teknis (KLT) BSN Sulsel. Setelah melewati proses yang panjang, akhirnya pada tahun ini telah mendapatkan status akreditasi.

Indonesia sebagai salah satu negara agraris memiliki potensi yang sangat besar untuk menghasilkan produk pangan organik, sehingga masyarakat mulai menyadari pentingnya mengonsumsi produk pangan sehat dan bergizi dengan membeli pangan organik.

Sebagai upaya untuk memberikan jaminan kepada konsumen bahwa produk pangan yang dikonsumsi dihasilkan melalui proses yang sesuai dengan standar organik SNI 6729 : 2016 tentang Sistem Pertanian Organik, maka diperlukan penjaminan oleh LSO yang sudah diakreditasi oleh KAN.

Baca juga: Berkat SNI, Saus Lombok Dua Jempol Tangguh saat Pandemi

Tingginya biaya sertifikasi yang harus ditanggung oleh pemohon menjadi salah satu kendala masih banyaknya produk organik yang belum disertifikasi. Padahal sistem pertanian organik telah lama berkembang di Indonesia dan sudah menjadi tuntutan konsumen pada saat ini. Hal itulah yang mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel melalui UPT BPMKP Sulsel mendirikan LSO.

Kepala UPT BPMKP Sulsel, Alisda Amalia mengungkapkan apresiasi atas fasilitas yang diberikan oleh KLT BSN Sulsel dalam membimbing, membina dan mendukung untuk menerapakan SNI ISO/IEC 17065:2012.

"UPT BPMKP berharap dengan telah terakreditasinya dapat membantu pelaku usaha dalam mendorong pengembangan dan pemasyarakatan pertanian organik yang bersertifikat," ungkap Alisda.

Baca juga: Cegah Korupsi di Indonesia Lewat SNI Sistem Manajemen Anti Penyuapan

Kepala KLT BSN Sulsel, Taufiq Hidayat mengatakan sudah menjadi tanggung jawab BSN dalam memfasilitasi LPK di Sulsel dalam upaya membangun budaya mutu melalui penerapan SNI baik kepada Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) maupun pelaku usaha (UMKM).

"Dengan diperolehnya akreditasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian bagi produsen khususnya dan menumbuhkan persaingan ekonomi yang sehat di wilayah Sulsel pada umumnya serta dapat mendukung gerakan Sulsel ber-SNI," pungkas Taufiq.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!