alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kisruh Patung Kuda, DPRD Parepare Ditantang Gunakan Hak Angket

Darwiaty Dalle
Kisruh Patung Kuda, DPRD Parepare Ditantang Gunakan Hak Angket
Proses pemasangan sembilan patung kuda kencana di taman Cappa Galung Parepare sebagai salah satu aksesoris dalam mega proyek revitalisasi taman Cappa Galung. Foto : Darwiaty Dalle/SINDOnews

PAREPARE - Anggota Komisi II DPRD Kota Parepare Andi Taufan Armas menantang DPRD untuk menggunakan hak angketnya, menyusul adanya perubahan anggaran dan pelaksanaan item dalam proyek sembilan patung kuda kencana dalam revitalisasi taman Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat yang dikerjakan Dinas Lingkungan Hidup (LDH) Parepare, sejak 8 Januari lalu menggunakan anggaran APBD 2017 sebesar Rp 965 juta.

Legislator Gerindra itu mengatakan, keputusan yang telah diparipurnakan DPRD terkait anggaran pelaksanaan pembangunan belanja daerah, termasuk revitalisasi taman Cappa Galung yang pada pelaksanaannya justru tidak sesuai dengan hasil rapat, dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap lembaga DPRD.

"Ini seperti Tsunami. Kita tidak tau mau dikemanakan Parepare ini, jika administrasi dan penganggarannya saja tidak bisa ditaati oleh pemerintah. Dan jika dewan masih punya hati nurani, pakai hak angket," tegasnya.



Bahkan pihaknya juga mencurigai terjadi markup dalam pelaksanaan patung sembilan kuda kencana pada oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) parepare. Pasalnya, kata dia, dua pengajuan rencana pembangunan patung yang sejak awal diajukan pemkot pada perubahan APBD tahun lalu yakni patung kerbau dan kuda kencana, tak satupun yang disetujui.
"Patung kerbau dibatalkan. Kalau anggaran revitalisasi taman Cappa Galung disertujui dengan angka Rp850 juta. Tapi bukan patung, dengan pertimbangan anggaran daerah minim," ungkapnya.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook