TOPIK TERPOPULER

Pegawai Lingkup Pemkab Wajo Kerja Dari Rumah

M Reza Pahlevi
Pegawai Lingkup Pemkab Wajo Kerja Dari Rumah
Bupati Kabupaten Wajo, Amran Mahmud (kiri). Foto: SINDOnews/Reza Pahlevi

WAJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo menerapkan sistem kerja dari rumah atau WFH bagi aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan itu tertuang dalam surat edaran Bupati Wajo Nomor: 800/2496/BKPSDM, tanggal 4 Agustus 2021.

Bupati Wajo, Amran Mahmud mengatakan, kebijakan ini berlaku agi seluruh Dinas lingkup Pemkab Wajo.
Kebijakan ini efektif diterapkan sejak Senin, 9 Agustus 2021.

Baca juga: Putra Putri Wajo Kini Bisa Kuliah di UIT dengan Beasiswa Program KIP

Penerapan sistem ini akan dibagi menjadi dua berdasarkan jumlah pegawai di setiap dinas. WFH 25% dan work from office (WFO) sebanyak 75%. Setiap harinya ASN akan digilir untuk melakukan WFH dan WFO.

"Jadi sistemnya akan digilir atau bergantian untuk melaksanakan WFH dan WFO. Tidak semua ASN akan melaksanakan WFH, hanya 25% saja dari jumlah ASN yang ada dilingkup Pemkab Wajo," ujarnya, Selasa (10/8/2021).



Untuk ASN yang nemiliki penyakit kronis seperti kanker, darah tinggi, gangguan jantung dan sesak nafas akan melaksanakan tugasnya dari rumah masing-masing. Sedangkan bagi ASN yang tidak memiliki riwayat penyakit apapun akan tetap diberlakukan sistem bergilir WFH dan WFO.

Baca juga: Amran Mahmud Ajak Petani Beralih ke Pupuk Organik

Menurut Amran, salah satu tujuan diterapkannya WFH bagi ASN untuk mencegah dan menekan angka penularan Covid-19 di lingkup ASN.

"Pemerintah saat ini masih terus berupaya melakukan pencegahan dan pengendalian penularan Corona Virus Desease (Covid 19), maka dari itu salah satu upaya yang akan dilakukan yakni dengan memberlakukan sistem WFH," jelasnya



(luq)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!