alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

108.323 Orang di Dunia Berhasil Disembuhkan dari Virus Corona

Muhaimin
108.323 Orang di Dunia Berhasil Disembuhkan dari Virus Corona
Pasien yang sembuh dari Virus Corona sudah mencapai angka 108.323 orang di seluruh dunia. Foto: Istimewa

JAKARTA - Jumlah penderita Covid-19 atau Virus Corona yang disembuhkan sudah menyentuh angka 108.323 orang di seluruh dunia hingga pagi ini (25/3/2020).

Meski virus ini sudah menyebar ke 197 negara dengan jumlah kasus atau orang yang terinfeksi 420.718 dengan 18.800 orang meninggal.

Berikut data 10 negara dengan jumlah korban meninggal terbanyak di dunia dari awal wabah hingga hari ini, yang dikutip SINDOnews.com dari data pelaporan online worldometers.info



1. China: 81.171 kasus, 3.277 meninggal, 73.159 sembuh
2. Italia: 69.176 kasus, 6.820 meninggal, 8.326 sembuh
3. Amerika Serikat: 53.358 kasus, 695 meninggal, 370 sembuh
4. Spanyol: 42.058 kasus, 2.991 meninggal, 3.794 sembuh
5. Jerman: 32.986 kasus, 157 meninggal, 3.243 sembuh
6. Iran: 24.811 kasus, 1.934 meninggal, 8.913 sembuh
7. Prancis: 22.304 kasus, 1.100 meninggal, 3.281 sembuh
8. Swiss: 9.877 kasus, 122 meninggal, 131 sembuh
9. Korea Selatan: 9.037 kasus, 120 meninggal, 3.507 sembuh
10. Inggris: 8.077 kasus, 422 meninggal, 135 sembuh

Sedangkan di Indonesia dilaporkan ada 686 kasus, 55 orang meninggal dan 30 pasien berhasil disembuhkan. Angka-angka tersebut bisa berubah setiap saat, tergantung dari laporan otoritas kesehatan setiap negara.

Italia, negara terparah akibat COVID-19 telah melakukan pembatasan paling keras yang secara teoritis akan berakhir pada Rabu (25/3/2020) malam, meskipun pemerintah yakin akan memperpanjangnya selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

Sebanyak 743 kematian baru Italia mematahkan dua hari penurunan jumlah kematian harian berturut-turut.

Pemerintah mengklim langkah lockodown ketat yang diberlakukan telah berdampak baik. "Langkah-langkah yang kami ambil dua minggu lalu mulai berpengaruh," kata kepala dinas perlindungan sipil Angelo Borrelli kepada harian La Repubblica sebelum jumlah korban meninggal hari Selasa dirilis.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook