alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Anggaran Pembangunan Pelabuhan Niaga Bulukumba Diajukan di TA 2021

Eky Hendrawan
Anggaran Pembangunan Pelabuhan Niaga Bulukumba Diajukan di TA 2021
Ilustrasi. Foto: SINDOnews

BULUKUMBA - Anggaran pembangunan pelabuhan niaga di Kabupaten Bulukumba diajukan untuk tahun anggaran (TA) 2021. Itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Bulukumba, Andi Idham Khalik.

"Kalau soal pembangunan pelabuhan ini adalah domain Kementerian Perhubungan. Dan saat ini anggaranya telah diajukan untuk dapat dianggarkan tahun 2021 nanti," katanya, Rabu (25/3/2020).

Idham menegaskan, lokasi pembangunan pelabuhan niaga di Kajang sudah tepat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba kata Idham akan menyelesaikan pembebasan lahan untuk digunakan sebagai akses jalan menuju pelabuhan dengan panjang 1.050 meter.



"Pembebasan lahan untuk jalan saja, kalau lokasi titik pelabuhan sisa dibangun. Jadi akses jalan saja yang akan disiapkan pihak pemerintah kabupaten," ujarnya.

Pekan lalu, sejumlah anggota DPRD Bulukumba telah melakukan peninjauan lokasi pembangunan pelabuhan niaga. Perwakilan dari sejumlah instansi terkait, seperti Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bulukumba juga ikut dalam kunjungan itu.

Ketua Komisi C DPRD Bulukumba, Udin Hamzah mengatakan, SK rencana pembangunan pelabuhan niaga sudah ada dari Kementerian. Lahan yang menjadi lokasi juga disebut tidak ada masalah, karena pemilik lahan bersedia menerima ganti rugi lahan, sepanjang sesuai aturan.

Sementara itu, Legislator Gerindra, Abd Hakim mengatakan, dengan kehadiran pelabuhan niaga, warga Bulukumba akan lebih mudah untuk mengirim dan menerima hasil produksinya.

"Kemudian dengan beroperasinya pelabuhan ini, secara otomatis akan meningkatkan pendapatan pekonomi masyarakat Bulukumba terutama di area pelabuhan nantinya," kata Abd Hakim, Rabu (25/3/2020).

Ia berharap agar pihak pemerintah, pertanahan dan PU untuk segera menindaklanjuti permintaan warga terkait besaran ganti rugi lahan.

"Tentunya dengan tetap mengacu pada NJOP lahan masing-masing warga para pemilik lahan," terang dia.



(man)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook