alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Rutan-Lapas Tolak Tahanan Baru dari Kejaksaan dan Kepolisian

Muhammad Chaidir
Rutan-Lapas Tolak Tahanan Baru dari Kejaksaan dan Kepolisian
Rumah Tahanan (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Makassar menolak tahanan baru di tengah kondisi mewabahnya virus corona atau covid-19. Foto : SINDOnews/Doc

MAKASSAR - Rumah Tahanan (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Makassar menolak tahanan baru di tengah kondisi mewabahnya virus corona atau covid-19.

Hal itu diungkapkan Kepala Kejaksan Negeri (Kajari) Cabang Pelabuhan (Cabjari) Makassar, Ardiansyah Akbar kepada SINDOnews. Kata Dia, tahanan yang ditolak tak hanya berasal dari kejaksaan namun juga dari kepolisian.

"Itu pastinya karena saat ini wabah virus korona sudah semakin mengkhawatirkan makanya rutan dan lapas juga mulai mengeluarkan kebijakan untuk menolak tahanan baru," ungkapnya.



Karenanya pihak Kejaksaan khususnya Cabjari Pelabuhan Makassar juga saat ini telah melakukan hal yang sama dengan menolak pelimpahan tahanan (tahap II) dari pihak kepolisian sampai kondisi benar benar pulih.

"Artinya mau tidak mau yah kita juga tidak menerima pelimpahan tahanan dari Kepolisian. Karena mau bagaimana lagi, rutan dan lapas juga menolak," tukasnya.

Kendati begitu kata Ardiansyah, pelimpahan tahanan dalam rangka tahap II memang masih tetap dapat dilakukan jika dalam kondisi mendesak. Hanya saja, untuk untuk penahanan dikembalikan ke penyidik kepolisian.

Terpisah Kepala Lapas Klas I Makassar, Rubianto saat dikonfirmasi membenarkan adanya kebijakan tersebut. Kata dia, penolakan tahanan baru baik dari kejaksaan, kepolisian dan pengadilan yang diberlakukan dalam situasi mewabahnya virus korona saat ini merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan HAM.

Nomor: M.H.H.PK.01.01.01-04 tentang penundaan sementara pengiriman tahanan ke Rutan/Lapas di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagai upaya pencegahan Covid-19. "Jadi Kebijakan ini langsung dari Kementerian Hukum dan HAM dan sudah kita berlakukan," ujarnya.

Lebih jauh Rubianto menjelaskan, tahanan merupakan salah satu kelompok rentan terpapar virus korona, sehingga sesuai dengan surat edaran tersebut pihaknya juga telah memberlakukan pembatasan kunjungan. Penundaan sementara penerimaan tahanan baru bahkan tidak lagi membawa tahanan ke pengadilan untuk bersidang.



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook