TOPIK TERPOPULER

Temui Istri yang Kawin Lari, Said dan Keponakannya Ditikam

Herni Amir
Temui Istri yang Kawin Lari, Said dan Keponakannya Ditikam
Polres Gowa menggelar jumpa pers kasus penikaman berujung maut di Mako Polres Gowa, Jumat (29/5/2020). Foto: SINDOnews/Herni Amir

SUNGGUMINASA - Wiwin (22) salah satu mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Makassar meregang nyawa setelah mendapat tikaman di depan SPBU Tanetea, Desa Bontosunggu, Kecamatan Bajeng, Kamis (28/5/2020 ) sekitar pukul 19.50 Wita.

Selain wiwin, dua korban penikaman lainnya, masing-masing Said (32) dan Muhammad Fadil (39) saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Syekh Yusuf.

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan mengatakan, kejadian nahas itu bermula saat Said melihat istrinya Mariati berada di kios buah yang terletak di depan SPBU Tanetea.



Said kemudian mendekati Mariati. Namun karena sang istri kaget atas kedatangan sang suami, lalu Mariati kemudian berlari ke arah FT (42). FT diketahui membawa lari Mariati, serta menikahinya.

"Tindakan Said ini tidak diterima oleh pelaku, kemudian mencabut badik lalu menikam Said," ungkapnya, Jumat (29/5/2020).

Baca juga: Tetap Layani Pembeli Saat PSBB, Manajer McD dan Burger King Gowa Diamankan

Aksi penikaman FT kemudian berlanjut kepada Wiwin yang merupakan keponakan Said. Usai ditikam, Wiwin terjatuh. Muh Fadli yang berniat menolong Wiwin, juga ikut ditikam FT.

"Setelah menikam 3 korban, kemudian pelaku melarikan diri bersama Mariati," jelasnya.

Setelah pelaku melarikan diri, selanjutnya para korban lalu dibawa ke puskesmas Bajeng. Namun Wiwin dinyatakan meninggal dunia di puskesmas. Sementara Said dan Muhammad Fadli dirujuk ke rumah sakit Syekh Yusuf.

Pelaku saat ini lanjut AKP Mangatas, masih dalam pencarian dan pengejaran oleh tim anti bandit dan unit Reskrim Polsek Bajeng dan diback up tim Resmob Polda Sulsel.

Selanjutnya beberapa barang bukti yang diamankan di TKP dibawa ke Polsek Bajeng untuk proses hukum lebih lanjut.

Terkait perbuatannya, penyidik menerapkan Pasal 338 Subs Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara kepada FT.

Baca juga: Polisi di Gowa Sosialisasi New Normal ke Masyarakat

Kapolres Gowa, AKBP Boy F Samola memastikan akan bertindak tegas terhadap pelaku. Dia juga meminta FT untuk segera menyerahkan diri.

"Kemudian kepada pihak keluarga kami harap menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada Polres Gowa serta tidak melakukan aksi balas dendam," pungkasnya.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!