TOPIK TERPOPULER

Bupati Gowa Harap Bendungan Karalloe Segera Diresmikan

Herni Amir
Bupati Gowa Harap Bendungan Karalloe Segera Diresmikan
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar di Bendungan Karalloe, Jumat (20/8). Foto: SINDOnews/Herni Amir

GOWA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, berharap agar Bendungan Karalloe segera diresmikan dan beroperasi. Hal itu disampaikan saat menghadiri acara Penutupan Pintu Terowongan Pengelak Bendungan Karalloe di Kecamatan Biringbulu dan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Jumat (20/8).

Ia menyebut bila bendungan dengan daya tampung sekitar 40 juta meter kubik itu diresmikan, maka manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat. Meski diakuinya, hampir secara keseluruhan manfaat atas keberadaan bendungan itu hanya dirasakan oleh kabupaten tetangga yaitu Jeneponto.

Baca juga: Fasilitas Perawatan Pasien Covid-19 Akan Dibangun di Malino

"Bendungan Karalloe ini memiliki daya tampung 40 juta meter kubik dan akan mengalir (mengairi-red) kurang lebih 7.000 hektare lahan di Kabupaten Jeneponto, semuanya untuk Kabupaten Jeneponto," ujar Adnan.

Adnan menuturkan Bendungan Karalloe bukan bendungan pertama di Gowa yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luar daerahnya. Ia menyebut, sebelumnya ada Bendungan Bili-bili yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat Makassar dan Kolam Regulasi Nipa-Nipa yang manfaatnya dirasakan oleh Kabupaten Maros.

"Jadi Kabupaten Gowa memang selalu memberikan kontribusi untuk kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Insyaallah, kami mendapatkan amal jariyahnya selama airnya terus mengalir, maka amalnya juga akan terus mengalir untuk masyarakat Kabupaten Gowa," tandasnya.

Baca juga: Pemkab Gowa Bakal Usulkan Semua Akses ke Bawakaraeng Ditutup Sementara

Sementara itu, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar menyambut baik kehadiran bendungan yang ada di wilayah Kabupaten Gowa tersebut. Menurutnya ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Jeneponto.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Gowa yang sekarang yang susah payah dalam pembangunan bendungan ini. Karena airnya ini hampir 100% jatuhnya di Jeneponto," ungkapnya.

Baca juga: Faskes Rujukan di Gowa Terus Ditingkatkan untuk Penuhi Kebutuhan Warga

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengaan Jeneberang, Adenan Rasyid, dalam laporannya menyebutkan, sejauh ini progres pembangunan Bendungan Karalloe mencapai 94,5%. Ia menargetkan pembangunan bendungan rampung akhir 2021 sesuai dengan jadwal batas kontrak.

"Pembangunan target selesai pada akhir tahun 2021. Tapi melihat kondisi di lapangan, dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah setempat, ya Pak Menteri optimis target bulan depan diresmikan berbarengan dengan beberapa bendungan lainnya di Sulsel oleh Presiden," ungkapnya.





(luq)

TULIS KOMENTAR ANDA!