alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Mengapa Hujan Selalu Bikin Baper, Ini Loh Faktanya

Tim Sindonews
Mengapa Hujan Selalu Bikin Baper, Ini Loh Faktanya
Ilustrasi/Istimewa

MAKASSAR - Ketika hujan datang kamu pasti selalu mencium aroma-aroma khas. Aroma ini selalu bisa menjadi daya tarik sendiri dan membuat setiap orang seringkali terbawa perasaan alias baper. Beberapa ilmuwan juga percaya bahwa kecintaan kita terhadap aroma hujan datang dari nenek moyang kita yang bergantung pada hujan untuk bertahan hidup. Nah berikut fakta tentang hujan yang bikin baper dilansir dari berbagai sumber.

1. Aroma ini disebut Petrikor dan hanya bisa dijumpai ketika hujan turun
Dilansir dari Live Science, nama Petrikor diambil dari bahasa Yunani, “Petra” yang artinya batu dan “ichor” artinya cairan yang mengalir seperti darah di pembuluh darah para dewa. Istilah ini dibuat oleh dua orang ilmuwan dari Australia pada tahun 1964. Sebelum air hujan jatuh ke tanah, air tidak memiliki bau namun ketika jatuh ke tanah dan bercampur dengan kotoran, aroma hujan pun terlepas ke udara.

2. Berasal dari dua aroma yang berbeda dan menjadi satu kesatuan
Aroma pertama datang dari tanaman. Beberapa tanaman akan mengeluarkan minya selama musim kering sehingga saat hujan turun, minyak-minyak pada tanaman tersebut terhempas ke udara. Aroma kedua datang dari dalam tanah. Di dalam tanah terdapat suatu bakteri yang dikenal sebagai actinomycetes. Aroma Petrikor terjadi ketika bahan kimia dari bakteri dalam tanah tersebut terlepas. Aroma dari tanaman dan tanaman yang terhempas ke udara tadi, akan bergabung dan menjadi aroma hujan yang biasa kita cium atau petrikor.

3. Peneliti dari Institut Massachusetts berhasil menangkap kejadian ketika aroma yang bergabung tersebut masuk ke udara
Dilansir dari BBC, dengan menggunakan kamera berkecepatan tinggi, ilmuwan meneliti bagaimana tetesan hujan menjebak gelembung udara saat mereka menyentuh ke permukaan tanah. Para peneliti mengatakan gelembung udara tadi lalu menembak ke atas melalui tetesan hujan dan meletus menjadi desisan dan menghasilkan aerosol.

Para peneliti juga menduga bahwa partikel kecil yang terlepas terebut tidak hanya mengeluarkan unsur aromatik saja tetapi juga bakteri dan virus yang terkandung di dalamnya.

4. Aroma lainnya muncul akibat Ozon
Ketika badai petir, petir dapat memisahkan molekul oksigen dan nitrogen di atmosfer, dan mereka nantinya akan bergabung kembali menjadi oksida nitrat. Zat ini berinteraksi dengan bahan kimia lain di atmosfer untuk membentuk ozon, yang memiliki bau tajam yang samar-samar seperti klorin.

Nah, jadi ternyata penelitian ilmiah pun mengamini bahwa hujan memang mengandung zat-zat yang membuat kita nyaman dan tenang sehingga bikin baper.



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads