TOPIK TERPOPULER

Pengguna Knalpot Bising Masih Marak, Warga Kritik Kinerja Polres Wajo

M Reza Pahlevi

"Kami sudah gelar patroli siang dan malam untuk memantau pengendara dengan kasat mata jika melakukan pelanggaran. Kami juga tidak pernah meminta uang. Namun jika ada oknum Satlantas melakukan itu silahkan masyarakat laporkan ke Propam agar diberi sanksi," tandasnya



Baca juga: Belasan Ribu Hektare Padi di Wajo Gagal Panen Akibat Banjir, Kerugian Miliaran

Sebelumnya diberitakan, sejumlah anggota komunitas klub mobil di Kabupaten Wajo, mengeluhkan maraknya praktik dugaan pungutan liar (pungli) berkedok panertiban knalpot bising yang dilakukan Satlantas Polres Wajo.

IM, salah seorang anggota komunitas mobil di Kabupaten Wajo mengungkapkan, ia bersama sejumlah teman-teman komunitas lainnya kerap menjadi korban dari praktik dugaan pungli anggota Satlantas Wajo.

Paraktik pungli itu terjadi di malam hari, anggota Satlantas Polres Wajo yang berpatroli menggunakan sepeda motor menargetkan mobil yang menggunakan knalpot racing.

Baca juga: Anggota Komunitas Mobil Keluhkan Dugaan Praktik Pungli Satlantas Polres Wajo

Alih-alih menertibkan atau menahan kendaraan yang mengunakan knalpot racing, oknum polisi tersebut hanya meminta sejumlah uang jika tidak ingin kendaraan yang terjaring ditahan.

"Kami hanya diminta untuk memperlihatkan surat-surat kendaraan. Karena mobil yang saya pakai tidak menggunakan knalpot standar, maka oknum polisi itu meminta saya untuk membayar, setelah membayar kami langsung disuruh pergi. Tarif yang dikenakan bervariasi, Rp250-500 ribu per kendaraan," ujarnya kepada SINDOnews, Senin (30/8/2021).




(luq)

halaman ke-2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!