alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Laporan Awal Dana Kampanye di Pilgub Sulsel, NH-Aziz Tertinggi

Luqman Zainuddin
Laporan Awal Dana Kampanye di Pilgub Sulsel, NH-Aziz Tertinggi
Laporan Awal Dana Kampanye para kandidat di Pilgub Sulsel. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Dana kampanye yang akan digunakan setiap kandidat pemilihan kepala daerah (Pilkada), harus dilaporkan ke KPU. Sedikitnya, mereka harus melaporkan tiga kali dana kampanyenya.

Sesuai PKPU No 5 2017 tiga jenis pelaporan dana kampanye yakni LADK (Laporan Awal Dana Kampanye), LPSDK (Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye), LPPDK (Laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye). Untuk saat ini, baru LDAK kandidat yang sudah ada di KPU.

Khusus di level Pilgub Sulsel, empat pasangan calon sudah melaporkan LADK-nya. Dari rilis yang diterima SINDOnews, Kamis (15/2/2018) masing-masing Paslon, yakni Nurdin Halid-Aziz Qahar Mudzakkar (NH-Aziz) tertinggi dengan menyetor LADK Rp501.000.000, kedua, Ichsan Yasin Limpo- Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) Rp100.000.000. Selanjutnya di posisi ketiga ada Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman Rp80.000.000 dan terakhir Agus Arifin Numang-Tanribali Lamo Rp75.000.000.

Sekadar diketahui, LADK ini meliputi laporan rekening khusus dana kampanye, sumber perolehan saldo awal atau saldo pembukaan. Termasuk rincian perhitungan penerimaan dan pengeluaran yang diperoleh sebelum pembukaan rekening khusus dana kampanye, serta penerimaan sumbangan yang bersumber dari pasangan calon atau partai politik (Parpol).

"Jadi rekening itu, memuat dana awal pembukaan rekening atas nama Paslon saja. Belum termasuk sumbangan untuk mereka, karena sumbangan itu berjalan di tengah-tengah proses kampanye," kata komisioner KPUD Sulsel Haerul Mannan kepada SINDOnews, belum lama ini.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
sindonews ads