TOPIK TERPOPULER

Penjual Kue di Tallo Dijambret, Emas dan Uang Raib Ditaksir Rp30 Juta

Faisal Mustafa
Penjual Kue di Tallo Dijambret, Emas dan Uang Raib Ditaksir Rp30 Juta
Seorang wanita bernama Rukayah menjadi korban penjambretan oleh dua orang berboncengan sepeda motor di Jalan Sunu 3, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, belum lama ini. Foto: CCTV

MAKASSAR - Seorang wanita bernama Rukayah menjadi korban penjambretan oleh dua orang berboncengan sepeda motor di Jalan Sunu 3, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, belum lama ini. Dari kejadian itu, kerugian pengusaha kue tersebut mencapai puluhan juta rupiah.

Kanit Reskrim Polsek Tallo, Iptu Ahmad Saiyyed mengatakan, pihaknya sudah mengambil sejumlah bukti petunjuk guna mengidentifikasi para pelaku. Mulai dari CCTV di sekitar lokasi kejadian dan keterangan saksi-saksi, termasuk korban.

Ahmad menegaskan pihaknya di lapangan telah mengidentifikasi satu dari dua orang pria yang diduga pelaku dalam kejadian pada Sabtu (11/9/2021) sekira pukul 22.30 Wita. Dia mengaku pendalaman kasus ini sempat tersendat lantaran korban memberi keterangan berbeda-beda ihwal nilai kerugian.

Wanita berusia 53 tahun itu, kata Ahmad, mengaku dompet yang dibawa kabur para pelaku berisi uang tunai, perhiasan dan nota-nota tagihan kuenya di beberapa toko dimana dagangannya dititipkan dengan total keseluruhan ditaksir mencapai Rp85 Juta.

Baca Juga: Polisi Sebut Pelaku Penculikan Anak Ditukar Beras Kecanduan Judi Online



"Namun setelah diinterogasi kembali, kerugian sebetulnya barang yang ada di dompet itu, uang tunai Rp13 Juta, kemudian emas 15 gram dan handphone Samsung lipat. Jika Kerugian itu sekitar Rp30-33 juta lebih kalau ditaksir yah," kata Ahmad di Masjid sekitar kantornya, Senin (13/9/2021).

"Kenapa Rp85 juta karena dia gabung dengan nota-nota tagihan, itu dianggap juga kerugian. Korban punya usaha kue, jadi memang pendapatan setiap harinya, itu dikumpul mulai dari pagi sampai malam. Kemudian dibawa ke rumahnya, terjadilah dugaan penjambretan itu," lanjut Ahmad.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Panakkukang ini menjelaskan saat kejadian, Rukayah baru turun dari taksi daring yang ditumpanginya. Tetiba dari arah utara para pelaku berboncengan motor merampas dompet yang dipegang di tangan kirinya. Beberapa warga sempat mengejar mereka.

"Dari CCTV yang kami dapat begitu kronologisnya. Sekarang itu (CCTV) jadi petunjuk yang kita ambil dari rumah korban jadi bukti petunjuk dan mudah-mudah ini menjadi jalan kita bisa mengungkap kasusnya. InshaAllah secepatnya bisa kita tangkap," tegas Ahmad.

Baca Juga: Polres Gowa akan Autopsi Jenazah Korban Pertama Dugaan Ritual Pesugihan







(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!