TOPIK TERPOPULER

Enam Kali WTP, Wali Kota Palopo Dapat Penghargaan dari Kementerian Keuangan

Chaeruddin
Enam Kali WTP, Wali Kota Palopo Dapat Penghargaan dari Kementerian Keuangan
Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, mengikuti acara rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah, Tahun 2021 yang digelar secara daring. Foto: Sindonews/Chaeruddin

PALOPO - Pemerintah Kota Palopo mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan, setelah berhasil mencatatkan raihan enam kali predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Opini WTP dari BPK diraih Kota Palopo di bawah pemerintah HM Judas Amir, sebagai Wali Kota Palopo sejak tahun 2015 hingga tahun 2020 atas laporan penggunaan keuangan daerah yang dikelolah setiap tahunnya.

Baca Juga: Lama Tak Disahkan, DPRD Kota Palopo Kembali Bahasa Ranperda CSR

Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, menyampaikan penghargaan ini diumumkan pada acara rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021 yang digelar secara daring.

"Saya ikuti langsung kegiatan ini secara daring, bersama saya ada Pak Sekda, Firmanza, Inspektur Kota Palopo, Asir Mangopo, dan sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait. Dalam rakernas ini, Kemenkeu menyampaikan penghargaan Kota Palopo sudah enam kali WTP," ujarnya.



Sekretaris Daerah Palopo, Firmanzah, menambahkan, Pemkot Palopo masuk dalam 52 kota yang enam kali berturut-turut merah opini. WTP dari BPK yakni sejak tahun 2015 hingga tahun 2020.

"Ini membuktikan penggunaan keuangan negara oleh Kota Palopo akuntabel atau bisa dipertanggungjawabkan sehingga dalam waktu enam tahun pelaporan penggunaan keuangan daerah Pemkot Palopo mendapat opini WTP dari BPK sebagai lembaga audit independen pemerintah," ujarnya.

Pada kegiatan ini, Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu, Hadiyanto mengungkapkan, rakernas tersebut sebagai agenda strategis |Tahun 2021.

Baca Juga: Meski Ditolak, Dinas PUPR Tetap Lanjutkan Proyek Kantor DPRD Palopo



Kegiatan yang dilaksanakan Kementerian Keuangan RI yang menjadi ajang bergengsi bagi para pengelola keuangan negara. "Rakernas akuntansi ini kembali dilaksanakan secara daring namun demikian kami berusaha tetap menjaga dan meningkatkan esensi serta kualitas penyelenggaraan rakernas akuntansi ini," kutip Firmanzah.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!