TOPIK TERPOPULER

Bupati Luwu Utara Dikukuhkan Jadi Dewan Pembina AAIPI 2021-2024

Tim SINDOnews
Bupati Luwu Utara Dikukuhkan Jadi Dewan Pembina AAIPI 2021-2024
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (tiga dari kanan) dikukuhkan sebagai salah satu anggota Dewa Pembina Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) Periode 2021-2024. Foto: Humas Pemkab Luwu Utara

LUWU UTARA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dikukuhkan menjadi salah satu anggota Dewan Pembina Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) Periode 2021-2024. Pengukuhan dilakukan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, yang juga Ketua Dewan Pembina di Claro Hotel Makassar, kemarin.

Selain Bupati Luwu Utara, jajaran Dewan Pembina AAIPI 2021-2024 juga diisi Kajati Sulsel, Kapolda Sulsel, Wali Kota Makassar, Rektor Unhas, dan Ketua Umum IAI Sulsel. Plt Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman mengukuhkan Pengurus AAIPI di sela-sela rapat koordinasi pengawasan daerah (rakorwasda) Sulsel tahun 2021.

Baca juga: Kabupaten Luwu Utara Zona Kuning Penyebaran Covid-19

Bupati Luwu Utara yang hadir didampingi Inspektur Muchtar Jaya, juga menandatangani piagam dukungan kepada Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan AAIPI dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan. Indah mengatakan, AAIPI adalah wadah sinergi para auditor intern Pemerintah Indonesia sebagai agen perubahan, menuju tata kelola pemerintahan yang baik.

“Kita sangat mendukung gerakan yang dilakukan," kata Indah.



Menurut Indah, penyelenggaraan pemerintahan, khususnya tata kelola keuangan, menuntut adanya akuntabilitas dan transparansi sesuai ketentuan perundang-undangan. “Inspektorat, APH dan pengawas lainnya harus bersinergi menjalankan fungsi pengawasan guna mencegah perilaku korupsi pada penyelenggaraan pemerintahan di daerah, kecamatan, dan desa/kelurahan,” jelas dia.

Baca juga: Lutra dan Bank Sulselbar Percepat Digitalisasi UMKM dengan QRIS

Sebelumnya, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan, kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

“APBD kita saat ini sedang susah-susahnya. Kita harus bekerja sama bagaimana merencanakan dengan baik, kemudian bagaimana efektif dan efisien dalam penganggaran, terlebih kepada sektor-sektor padat karya untuk masyarakat,” ucap Sudirman dalam arahannnya.



(luq)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!