TOPIK TERPOPULER

Pemprov Sulsel Menangkan Kasasi Sengketa Tanah Al-Markaz Al Islami

Tim SINDOnews
Pemprov Sulsel Menangkan Kasasi Sengketa Tanah Al-Markaz Al Islami
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memberikan keterangan terkait gugatan tanah Al-Markaz. Foto: Humas Pemprov Sulsel

MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil memenangkan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) atas sengketa lahan Masjid Al-Markaz Al Islami, Kota Makassar, dari gugatan pihak ketiga. Hal ini disampaikan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Plt Gubernur pun menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Biro Hukum Pemprov Sulsel, BKAD Pemprov Sulsel, Korgah (Koordinator Supervisi dan Pencegahan) KPK, dan Instansi Vertikal di Sulsel yang telah turut mempertahankan aset negara dari pihak ketiga.

Baca juga: Selamatkan Aset Senilai Rp90 M, Plt Gubernur Sulsel Beri Apresiasi Judas Amir

"Setelah beberapa kali mengalami hasil kurang berpihak dalam beberapa tahun terakhir, alhamdulillah hari ini dapat berita baik bahwa Pemprov Sulsel menang putusan kasasi Mahkamah Agung atas gugatan tanah Al-Markaz Al Islami sebagai aset dengan nilai triliunan rupiah," jelasnya, di Makassar, Jumat 17 September, dalam siaran pers yang diterima SINDOnews.

Lahan Al-Markaz Al Islami, ucap Plt Gubernur adalah satu dari tujuh aset negara yang bernilai triliunan rupiah yang berada dalam ancaman gugatan pihak ketiga dengan berbagai modus termasuk tol, gardu induk PLN, Pasar Pannampu Kota Makassar dan lain-lain.



Atas adanya gugatan tersebut, Plt Gubernur menyampaikan, bersama dengan Polda Sulsel, Kejaksaan Tinggi Sulsel, Korsupgah KPK, dan instansi vertikal lainnya akan mempertahankan aset negara dari upaya gugatan pihak ketiga.

Baca juga: Sekprov Ajak Pengusaha Transportasi Laut Lengkapi Alat Keselamatan

"Kami bersama Korgah KPK, Polda Sulsel, Kejaksaan Tinggi Sulsel, serta seluruh instansi vertikal akan berjuang bersama mempertahankan aset daerah kami demi fasilitas atas pelayanan masyarakat Sulsel," terangnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Korsupgah Wilayah IV KPK Niken Ariati menjelaskan, ada tujuh aset vital milik negara yang digugat, baik milik Pemprov Sulsel, Pemkot Makassar, Pendidikan, dan dan juga milik BUMN.



(luq)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!