alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Wanita di Bone Tewas Akibat Jebakan Babi Hutan yang Dipasang Warga

Supriadi Ibrahim
Wanita di Bone Tewas Akibat Jebakan Babi Hutan yang Dipasang Warga
Ilustrasi/SINDOnews

BONE - Nasib Naas menimpa Bondeng Binti Siri (60), yang tersengat listrik hingga tewas dari jebakan babi hutan yang dipasang oleh salah satu warga di Dusun Matajang, Desa Lagori, Kecamatan Tellu Limpoe

Jebakan babi hutan yang dialiri listrik ke pagar kebun yang dipasang oleh warga bernama Asma (48) berbuah petaka, karena menyengat Bondeng diduga ia terkena jerat celeng alias babi hutan yang bertegangan listrik tinggi pada Sabtu (17/2/2018) lalu.

"Benar ada korban terkena jerat celeng. Peristiwa itu bermula saat korban hendak ke kebunnya seorang diri di pagi hari, untuk mengambil buah sukun, berjalan dan diduga melintasi lokasi yang dipasangi jerat babi oleh Asma," kata Kapolsek Tellu Limpoe Iptu M Said Baruga kepada SINDOnews Minggu (18/02/2018).

Dijelaskan Said, bahwa Korban diketahui tewas setelah sang suami Mudi (69) kwatir karena istrinya ke kebun pada pagi hari namun tak kunjung pulang, hingga sang suami memutuskan untuk menyusul istrinya di kebun yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumahnya.

Saat dalam perjalanan sekitar pukul 14.00 Wita, suami korban melihat istrinya tergeletak di tanah dengan luka sengatan listrik dan sudah tak bernyawa, namun kondisi jalan yang terjal dan licin, Mudi kemudian kembali ke kampung dan meminta bantuan kepada warga setempat serta menghubungi pihak kepolisian.

“Saat dievakuasi, korban dalam posisi terlentang dan berada sekitar setengah meter dari pagar kebun yang dikelilingi kawat beraliran listrik. Saat ini pemilik pagar kebun (Asma) sudah diamankan di kantor, untuk menjalani pemeriksaan dan salah satu upaya untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan," tuturnya.

Di hadapan Polisi, Asma mengaku memasang jerat babi berupa kawat bertegangan listrik dengan daya 2.500 watt, yang berasal dari mesin genset miliknya dengan maksud menjerat babi yang sering merusak tanaman di kebun miliknya.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads