TOPIK TERPOPULER

Pasien Covid-19 Berkurang, RS Alihkan Tempat Tidur ke Pasien Umum

Syachrul Arsyad
Pasien Covid-19 Berkurang, RS Alihkan Tempat Tidur ke Pasien Umum
Ilustrasi. Foto: SINDOnews/Dok

MAKASSAR - Tingkat keterisian tempat tidur atau BOR (bed occupancy rate) untuk penanganan pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit (RS) milik Pemprov Sulsel mulai menurun. Kondisi ini diklaim karena kasus Covid-19 yang melandai.

Pemprov Sulsel pun mulai mengonversi kembali ruangan di tiap RS untuk menangani pasien umum. Menyusul pemakaian tempat tidur untuk penanganan pasien Covid-19 sudah minim.

Baca juga: Polisi Gelar Operasi Patuh Jaya, Sopir Bajaj dan Taksi Senang Diberhentikan

Ketua Koordinator Posko Satgas Covid-19 Sulsel, dr Arman Bausat menjelaskan, sejumlah ruangan RS milik Pemprov Sulsel memang melayani pasien yang terpapar virus corona. Itu dilakukan saat kasus Covid-19 melonjak di Sulsel.

Di RSK Dadi Makassar misalnya, sebanyak 230 tempat tidur pasien umum terpaksa dialihfungsikan khusus penanganan pasien Covid-19. Demikian pula di RS Haji yang 200 tempat tidurnya hanya fokus melayani pasien virus korona.



Namun seiring menurunnya kasus Covid-19, jumlah pasien terpapar virus korona yang dirawat pun semakin minim. Kondisi ini disambut baik, tempat tidur akhirnya kembali dikonversi untuk mulai menangani pasien umum secara bertahap.

“Sekarang kasus harian yang kian menurun, otomatis tadi tempat tidur yang kita konversi untuk pasien Covid, dikonversi kembali menjadi tempat tidur pasien umum," ujar Dokter Arman, Senin (20/9).

Baca juga: 5.922 WNI Terkonfirmasi Covid-19 di Luar Negeri, 5.022 Sembuh

Sejauh ini, angka BOR di RS Pemprov Sulsel dikatakan berkisar 10-14%. Khusus di RSK Dadi saja, BOR-nya tersisa 2% saja. "Pasien Covid di RS Dadi sudah tidak ada yang diisolasi. Tapi di ICU ada dua pasien," imbuh Dokter Arman.



(luq)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!