TOPIK TERPOPULER

Polisi Amankan 26 Orang yang Diduga Terlibat Tawuran di Unhas

Faisal Mustafa
Polisi Amankan 26 Orang yang Diduga Terlibat Tawuran di Unhas
Polisi mengamankan puluhan orang yang diduga terlibat tawuran. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Petugas Penikam Polrestabes Makassar dan Resmob Polsek Tamalanrea, membubarkan aksi tawuran antar fakultas di Universitas Hasanuddin Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis (23/9) dini hari.

Kepala Bagian Operasi Polrestabes Makassar, Kompol Nugraha mengatakan, 26 orang beberapa di antaranya adalah mahasiswa diamankan. "Karena saat penyisiran kami juga temukan orang luar (bukan mahasiswa)," jelasnya kepada wartawan.

Baca Juga: Makassar Mencekam, Tawuran Antar Warga 2 Kecamatan Pecah di Jalanan

Dia menjelaskan, mereka diamankan di lingkungan kampus jas merah. Tawuran melibatkan Fakultas Teknik dan Peternakan. "Intinya begitulah, dua fakultas berbeda. Total 26 orang yang kita amankan dan riksa di kantor," paparnya.

Nugraha menyebutkan tiga dari puluhan orang yang diamankan didapati pihaknya, membawa senjata tajam. Meski begitu dia belum mau menyebutkan identitas terduga pelaku tawuran.



Alumni Akademi Kepolisian tahun 2005 ini mengatakan puluhan orang masih menjalani pemeriksaan intensif di kantornya. "Kita dalami perannya dan pemicu terjadinya (tawuran). Informasi awalnya begitu (berawal dari pemukulan)," tegas Nugraha.

Dia mengaku belum mengetahui dari kelompok mana yang diduga mendapat pemukulan sampai tawuran itu pecah. "Masih kita dalami semua, utamanya yang bawa sajam ini," tukas Nugraha.

Perwira menengah satu bunga ini menyampaikan awalnya pihaknya polisi menerima laporan mengenai tawuran lanjutan. Sebab sebelum aparat tiba di lokasi, dua kelompok mahasiswa sudah lebih dulu bertikai.

Baca Juga: Tawuran Warga di Tengah Rel Manggarai, Perjalanan Kereta Terhenti

Petugas Polrestabes Makassar bersama Polsek Tamalanrea kemudian menyisir area kampus menangkap puluhan orang berikut barang bukti senjata tajam jenis badik, sampai busur. "Untuk antisipasi kita koordinasi dengan pihak kampus," tutup Nugraha.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!