TOPIK TERPOPULER

Peserta Tes PPPK Guru Berkontribusi Turunkan Level PPKM di Luwu Utara

Tim SINDOnews
Peserta Tes PPPK Guru Berkontribusi Turunkan Level PPKM di Luwu Utara
Calon PPPK guru di Kabupaten Luwu Utara mengikuti ujian SKD beberapa waktu lalu. Foto: Humas Pemkab Luwu Utara

LUWU UTARA - Hasil asesmen Kemenkes terhadap perkembangan situasi Covid-19 di Luwu Utara dari level 3 turun ke level 2, tak terlepas dari kontribusi 1.191 peserta tes PPPK. Di mana salah satu yang dipersyaratkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk mengikuti ujian PPPK guru adalah wajib melakukan pemeriksaan swab antigen.

Pemeriksaan swab antigen terhadap 1.191 peserta tes PPPK guru ini menjadi pemicu yang cukup tinggi dalam menurunkan level PPKM di Luwu Utara dari level 3 turun ke level 2. Hal ini berimbas pula terdahap peta zonasi di Luwu Utara, yang kini masuk zona kuning dengan tingkat penyebaran rendah. Salah satu dampak penurunan level ini adalah dibukanya kembali pembelajaran tatap muka terbatas.

Baca juga: LDNU Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Pembakaran Mimbar Masjid Raya Makassar

“Kalau swab antigen PPPK itu kan gratis, karena memang kebijakan nasional, sehingga peserta tes PPPK itu kontribusinya sangat tinggi terhadap penurunan level PPKM di Luwu Utara dari level 3 ke level 2,” ungkap Kepala BKPSDM Luwu Utara, Nursalim Ramli dalam rilisnya kepada SINDOnews, Sabtu (25/9).

Untuk itu, peserta tes SKD CPNS yang akan menjalani ujian pada 26 September-4 Oktober 2021 mendatang, juga diharap mampu mendongkrak testing Covid-19, sehingga Luwu Utara kembali turun level PPKM menjadi level 1.



Baca juga: Ratusan Orang Ikut Vaksinasi Covid-19 Gratis di Ponpes Ulul Albab

“Kalau 3.030 peserta CPNS, plus 87 dari PPPK non guru melakukan pemeriksaan antigen, akan sangat membantu Satgas Covid-19 dalam menurunkan level PPKM, dari level 2 menjadi level 1,” terang Nursalim.

Untuk itu, pemda kata dia akan memfasilitasi peserta dalam pemeriksaan antigen. “Pemeriksaan antigen sifatnya mandiri, dan berlaku 1x24 jam. Kita memfasilitasi dengan menyiapkan titik lokasi di mana mereka melakukan pemeriksaan antigen,” jelasnya.

Baca juga: Usai Terpilih Jadi Ketua, Mudassir Sowan ke Senior Golkar Barru

Satgas Covid-19, kata Nursalim, nantinya akan menyiapkan titik lokasi pemeriksan swab antigen mana saja yang menjadi rekomendasi dari Kemenkes. Sehingga, semua peserta tes nantinya wajib melakukan pemeriksaan di pokasi yang telah disiapkan Satgas Covid-19.



“Satgas meminta semua titik pengambilan rapid antigen harus terdaftar di Kemenkes, karena akan sangat membantu dalam menurunkan level PPKM nantinya,” tandas Nursalim.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!